Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB: Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar Tekan Curah Hujan 75 Persen

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 17:56 WIB | Oleh:
BNPB: Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar Tekan Curah Hujan 75 Persen Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Petugas memasok bahan semai berupa garam (NaCl) ke dalam kabin pesawat untuk operasi modifikasi cuaca demi mengurangi hujan di Jawa Barat selama tiga hari, 23 - 25 Oktober 2025.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilaksanakan di wilayah Jawa Barat berhasil menurunkan intensitas curah hujan hingga 75 persen, sebagai bagian dari upaya mitigasi menghadapi cuaca ekstrem di masa peralihan musim.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu (29/10), mengatakan bahwa pelaksanaan OMC difokuskan pada daerah dengan curah hujan tinggi di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor.

“Berdasarkan data curah hujan, operasi modifikasi cuaca yang dilakukan pada Senin (27/10) menunjukkan penurunan curah hujan sebesar 75 persen di wilayah sasaran,” kata dia.

Ia menjelaskan, OMC dilakukan untuk meredistribusi awan hujan agar curah hujan tidak terkonsentrasi di daratan dan mencegah banjir di daerah rawan genangan.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan pesawat untuk penyemaian Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) di lapisan awan potensial.

BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lembaga strategis terus memantau perkembangan cuaca dan serangkaian kegiatan mitigasi, termasuk memperpanjang pelaksanaan OMC apabila potensi hujan ekstrem masih tinggi pada pekan kelima Oktober ini.

Abdul menambahkan, operasi tersebut terbukti efektif dalam mengurangi risiko banjir di wilayah terdampak, seperti Kabupaten Sukabumi, yang saat ini banjirnya telah surut.

BNPB mengkonfirmasi sebagaimana dilaporkan BPBD Kabupaten Sukabumi telah didirikan posko pengungsian di Lapangan Eks Sinar Ciomas dan SDN 1 Cisolok, serta membuka dapur umum di kantor Kecamatan Cisolok. Selain itu, distribusi logistik dan bantuan kebutuhan dasar warga terdampak terus dilakukan.

Sementara itu, sejumlah titik longsor yang turut terjadi di Desa Wangunsari, Sukarame, Gunung Keramat, dan Karangpapak Sukabumi masih dalam proses penanganan. Akses jalan di beberapa titik belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

"Tim gabungan di lapangan kini fokus pada pembersihan material lumpur dan pemulihan akses jalan di sejumlah desa," kata dia.

Meski demikian BNPB tetap mengimbau masyarakat khususnya di Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dengan menyiapkan tas siaga bencana dan rutin memantau informasi resmi dari BNPB, BPBD, dan BMKG. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.