Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Kembangkan Pusat Kendali Ganda Sistem Peringatan Dini Nasional

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 16:18 WIB | Oleh:
BMKG Kembangkan Pusat Kendali Ganda Sistem Peringatan Dini Nasional Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani memberikan pemaparan perdananya selaku pimpinan baru lembaga itu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (11/11)

Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengembangkan sistem pusat kendali ganda untuk memperkuat jaringan peringatan dini multi-bencana nasional.   

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan bahwa pusat kendali utama dibangun di Jakarta dan didukung oleh backup command center di Bali untuk menjamin keandalan sistem 24 jam.

“Dengan sistem kendali ganda, seluruh jaringan peringatan dini akan tetap aktif meskipun terjadi gangguan di satu wilayah,” kata dia, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa. 

Ia menjelaskan bahwa pusat kendali baru itu mengintegrasikan pemantauan gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, dan kualitas udara dalam satu sistem nasional.

Sistem tersebut juga didukung algoritma otomatis hasil proyek Indonesia Disaster Resilience Initiative Project (IDRP). 

Proyek kolaborasi antara BMKG dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang didukung oleh Bank Dunia itu telah rampung pada 2025 dengan dana hibah internasional sebesar 85 juta dolar Amerika Serikat (AS).  

Fathani yang baru dilantik sebagai Kepala BMKG sepekan lalu itu menilai bahwa penguatan sistem digital dan real-time monitoring menjadi langkah penting di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi.

“BMKG berkomitmen membangun infrastruktur yang tidak hanya canggih, tapi juga tangguh dan inklusif,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Indonesia kini bergerak menuju sistem peringatan dini terpadu yang setara dengan standar lembaga meteorologi dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.