Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BGN Ungkap Penurunan Drastis Kasus Keamanan Pangan MBG, Namun Pelanggaran SOP Masih Terjadi

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:05 WIB | Oleh:
BGN Ungkap Penurunan Drastis Kasus Keamanan Pangan MBG, Namun Pelanggaran SOP Masih Terjadi Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Paparan yang disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dalam Rapat Dengar Pendapat Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Komisi IX DPR, di Jakarta, Selasa (20/1).

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mencatat tren penurunan kasus keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski target nol kejadian belum tercapai.

"Puncak kejadian keamanan pangan terjadi pada bulan Oktober (2025) dengan 85 kejadian dan alhamdulillah bisa menurun di 40 kejadian di November dan menyisakan 12 kejadian di Desember 2025," kata dia di Jakarta, Selasa.

Pada Januari 2026, tercatat 10 kasus keamanan pangan pada program MBG.

"Di Januari sudah terdapat 10 kejadian meskipun kami targetkan nol kejadian. Tapi masih saja ada pelanggaran-pelanggaran SOP (Standar Operasional Prosedur) yang terjadi," kata dia.

Hingga saat ini, katanya, 6.150 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengantongi Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau 32 persen dari total SPPG yang beroperasi.

Ia berharap, pada 2026 jumlah SPPG yang memiliki SLHS meningkat.

"Jumlah SPPG yang sudah SLHS itu mencakup 32 persen dan sedang dikejar agar bisa terus meningkat, dan tahun 2026 ini, selain ada SLHS, kita akan melakukan akreditasi dan sertifikasi," kata dia.

Dia mengatakan upaya ini penting karena BGN menargetkan peningkatan kualitas pelayanan SPPG.

"Akreditasi dan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas layanan sehingga kita nanti akan mendapatkan kualitas SPPG yang unggul atau nilainya A. Kemudian sangat baik nilainya B. Baik nilainya C, atau mungkin bahkan ada SPPG yang harus berjuang untuk terakreditasi," kata Dadan Hindayana.

Hingga Selasa ini, tercatat 21.102 SPPG yang menjangkau 59,86 juta penerima manfaat program MBG dengan dana operasional harian mencapai Rp855 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.