Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Konfirmasi Identitas Satu Korban Meninggal akibat Banjir

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 07:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Konfirmasi Identitas Satu Korban Meninggal akibat Banjir Doc: ANTARA
Ket. Basarnas Bali mengonfirmasi jenazah korban banjir besar yang ditemukan Senin (15/9/2025) bernama Amin Suwandi.

DENPASAR – Basarnas Bali mengonfirmasi satu identitas korban meninggal dunia akibat banjir besar yang ditemukan di aliran sungai DAM Tirta Gangga di Jalan Kertanegara, Ubung Kaja, pada Senin (15/9).

Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Basarnas Bali I Wayan Juni Antara dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Selasa (16/9), mengatakan setelah diidentifikasi pada Senin sore, dipastikan korban adalah Amin Suwandi.

“Tim Biddokkes Polda Bali memberikan keterangan secara lisan bahwa jenazah tersebut terkonfirmasi atas nama Amin Suwandi,” kata Wayan Juni.

Diketahui Amin Suwandi adalah salah satu dari lima korban banjir besar di Bali pada Rabu (10/9) lalu yang belum ditemukan, ia dikabarkan hanyut saat banjir di Ubung, Denpasar.

Pada Senin (15/9) Kantor Basarnas Bali pertama kali mendapat informasi soal penemuan jasad sekitar pukul 08.55 WITA.

“Kecurigaan berawal saat warga mulai mencium bau tidak wajar sejak pagi hari, setelah ditelusuri di Gang Batu Medapit oleh warga setempat, didapati adanya sebagian tubuh yang terlihat di antara tumpukan sampah,” kata Wayan Juni.

Akhirnya tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian di Ubung dan Pasar Kumbasari bergeser ke titik laporan penemuan jenazah.

"Benar ditemukan jasad laki-laki yang sudah membusuk tanpa menggunakan pakaian dan sulit diidentifikasi, sehingga jasad tersebut dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Bali sekitar pukul 09.50 WITA," katanya.

Pihak keluarga Amin Suwandi yang berada di lokasi memperkirakan bahwa jenazah itu adalah anggota keluarganya yang hilang saat banjir besar, namun akhirnya terkonfirmasi setelah hasil inafis keluar.

Selama sehari kemarin, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban hilang dampak banjir besar di Denpasar dan Badung.

Wayan Juni mengatakan tim berfokus pada tiga lokasi yaitu Bendungan Tukad Badung hingga kawasan mangrove Batu Lumbang, aliran sungai Pasar Kumbasari, dan seputaran Mengwitani.

Selain temuan jenazah Amin Suwandi, beberapa kali tim mendapat laporan dicurigai jasad manusia, namun ternyata salah.

"Pagi hari tim SAR yang berada di Mengwitani memulai pergerakah dengan membaginya menjadi 3 SRU, menyisir turun ke sungai dari lokasi rumah yang longsor hingga ke arah selatan, sampai dengan pukul 12.00 WITA hasilnya masih nihil,” kata dia.

Selanjutnya pukul 10.55 WITA kembali diterima informasi penemuan jenazah di Perairan Cemanggi, setelah SRU 1 bergeser melakukan pengecekan dengan menyisir perairan namun tidak ditemukan jenazah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.