Anggota DPR Mengingatkan Para Petugas Haji agar Mengedukasi Jemaah soal Skema “Murur-Tanazul”
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 22:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengingatkan para petugas haji agar terus mengedukasi jemaah calon haji Indonesia mengenai skema murur dan tanazul.
“Skema murur dan tanazul itu diperuntukkan bagi jemaah yang lansia, risiko tinggi, dan pendamping atau relawan yang mengurus jemaah haji dengan kriteria khusus itu,” ujar Fikri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (02/5).
Menurut dia, jemaah haji dari Indonesia harus mampu memahami kedua skema itu secara baik sehingga mereka dapat merasakan manfaat dari skema tersebut, seperti mengatasi kepadatan jemaah, keterlambatan angkutan transportasi, hingga ramah lansia karena mengurangi tingkat kelelahan jemaah.
Lebih lanjut, Fikri menyampaikan skema murur akan diterapkan di Muzdalifah setelah jemaah melakukan wukuf di Arafah. Jemaah yang mengikuti skema itu, ujar dia, tidak perlu turun dari bus. Mereka langsung menuju ke Mina.
“Jemaah akan Jemaah yang mengikuti skema itu, ujar dia, tidak perlu turun dari bus. Mereka langsung menuju ke Mina. diberangkatkan dari Arafah setelah melaksanakan salat Maghrib. Dengan begitu, perjalanan menuju Mina menjadi lebih efisien karena di Muzdalifah tanpa turun dari bus,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara skema tanazul, ucap Fikri, memungkinkan jemaah yang tinggal di hotel dekat area Jamarat untuk kembali ke penginapan mereka setelah melempar jumrah Aqabah, tanpa harus menempati tenda di Mina.
“Dengan demikian, jemaah tidak perlu menempati tenda di Mina, namun tetap menjalankan kewajiban bermalam sesuai ketentuan,” kata dia.
Hal tersebut dia sampaikan saat melepas keberangkatan 353 jemaah calon haji kloter pertama asal Purbalingga di Embarkasi Solo, Jumat dini hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikutnya, Fikri juga menyoroti keberagaman kondisi jemaah asal Purbalingga itu, khususnya jemaah yang berusia hingga 88 tahun dan menggunakan kursi roda.
“Alhamdulillah, malam ini bisa membersamai jemaah haji kloter 1 embarkasi SOC (Solo), Donohudan Jateng, 300 lebih,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu.
Selanjutnya, dia juga menyampaikan sejumlah peningkatan layanan haji 2025, di antaranya adalah katering bercita rasa Indonesia yang menunya divariasikan selama 10 hari pertama. Resep makanan bahkan dikirim langsung dari Indonesia.
Lalu, Fikri juga menyampaikan terdapat fasilitas bus salawat yang tersedia selama 24 jam dan dikemudikan sopir asal Indonesia untuk menunjang mobilitas jemaah selama di Tanah Suci.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!