Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sigi Wimala Ungkap Pengalaman Unik di Film 'Desember Jani': Kok Bisa Dibayar untuk Jadi Diri Sendiri?

28 Rabu, 28 Okt 2026, 14:59 WIB | Oleh:
Sigi Wimala Ungkap Pengalaman Unik di Film 'Desember Jani': Kok Bisa Dibayar untuk Jadi Diri Sendiri? Sigi Wimala Ungkap Pengalaman Unik di Film 'Desember Jani': Kok Bisa Dibayar untuk Jadi Diri Sendiri? Doc: Antara foto/HO-TIFF 2026
Ket. Sigi Wimala dalam diskusi usai pemutaran "Desember Jani" di Tokyo International Film Festival 2026, Selasa (27/10).

TOKYO - Berperan sebagai ibu dua orang putri di "Desember Jani" bukanlah hal yang terlalu sulit bagi aktris Sigi Wimala. Dalam bincang-bincang bersama penonton di Tokyo International Film Festival 2026, Selasa (27/10), Sigi yang juga seorang ibu mengungkapkan karakter Winnie dan dirinya tak terlalu berbeda.

"Jadi, mudah saja menjadi Winnie. Rasanya seperti jadi diri sendiri, tapi dibayar," canda Sigi.

Film garapan sutradara Ariani Darmawan itu mengangkat dinamika keluarga tiga generasi yang terdiri atas Oma (Tutie Kirana), Winnie sang Ibu (Sigi Wimala), serta dua remaja putri kakak beradik bernama Julia (Hyori Mika) dan Jani (Chempa Puteri).

Konflik utama dipicu oleh keputusan Julia yang kabur dari rumah tanpa pamit sepuluh hari lalu, sehingga meninggalkan ketegangan psikologis antara Jani dan Winnie.

Chempa, pemeran Jani, mengutarakan hal serupa. Dia mengaku memahami kehidupan Jani karena hubungannya dengan sang ibu juga cukup rumit.

"Aku merasa sangat dekat dengan karakter Jani," ujar Chempa.

Mengenai hubungannya sebagai putri dan ibu dalam film, Chempa mengaku tak sulit untuk merasa dekat dengan Sigi Wimala.

"Pertama kali ketemu Mama Sigi langsung klik karena nyaman dan kami punya chemistry, aku nggak pernah kayak gitu, pas sama Mama Sigi rasanya kayak di rumah, kayak lihat mama tapi orang yang berbeda," tutur Chempa.

Sutradara Ariani menuturkan, dirinya langsung jatuh cinta dengan akting Chempa yang alami, sehingga ia turut memasukkan bagian dari Chempa ke tokoh Jani yang ditulisnya di draf final.

Diskusi mendalam antara sutradara dan para aktor menciptakan cerita yang kaya detail. Ariani menggali soal dinamika keluarga tiap aktor, kemudian memasukkan serpihan-serpihan itu ke dalam skenario.

"Itu sangat memudahkan aktor untuk masuk ke dalam karakter," ungkap Sigi.

Ariani juga menjawab pertanyaan penonton mengenai ketiadaan adegan flashback untuk menggambarkan konflik antara ibu dan anak. Menurut sutradara, ia menginginkan penonton untuk bisa merasakan ceritanya serealistis mungkin, tanpa harus "terpotong" oleh adegan kilas balik.

Sementara soal ketiadaan peran laki-laki, Ariani memang sengaja ingin menonjolkan hubungan antara ibu dan putrinya. Bersama penulis Cyntha Hariadi, ia khusus meminta tambahan karakter Oma (Tutie Kirana) yang jenaka. Menurutnya, ada kompleksitas antara hubungan perempuan di dalam keluarga yang ingin ia sampaikan kepada penonton.

"Kadang malah lebih rumit kalau keluarga isinya perempuan semua," kata Ariani.

Sutradara Ariani Darmawan mengembangkan cerita "Desember Jani" selama tiga tahun bersama penulis dan penyair Cyntha Hariadi setelah membaca kumpulan cerpen Cyntha yang berjudul "Manifesto Flora."

Film ini dibintangi oleh Chempa Puteri (Jani), Sigi Wimala (Winnie), Hyori Mika (Julia), dan Tutie Kirana (Oma), disutradarai oleh Ariani Darmawan, dengan skenario oleh Cyntha Hariadi, dan diproduseri oleh Meiske Taurisia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Inggris Berencana Hidupkan ...
Luar Negeri
Jerman Siapkan Pasukan Khus...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.