Polda DIY Siaga saat Aksi di Yogyakarta, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan di Kawasan Malioboro
Rabu, 28 Okt 2026, 14:42 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto/HO Polda DIY
YOGYAKARTA - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di lokasi aksi penyampaian aspirasi pada momentum Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY Kombes Pol Ihsan di Sleman, Rabu, mengatakan kepolisian bersama jajaran TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas, salah satunya di kawasan Malioboro.
"Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, kami bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional," katanya dalam keterangan resmi Polda DIY.
Ia menegaskan rekayasa lalu lintas hanya akan diberlakukan apabila terjadi kepadatan di lokasi aksi yang menyebabkan kemacetan atau menghambat mobilitas kendaraan.
"Jika arus lalu lintas normal, tentunya kami tidak akan melakukan penutupan, kemudian jalan tetap akan dibuka seperti biasa agar aktivitas warga dan aktivitas ekonomi maupun pariwisata tidak terganggu," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepolisian bersama jajaran TNI berkomitmen mengawal dan melayani kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan pemuda dan mahasiswa di wilayah DIY pada momentum Hari Sumpah Pemuda.
"Komitmen kami jelas, Polda DIY menghormati hak menyampaikan aspirasi dari rekan-rekan pemuda dan mahasiswa dengan aman dan tertib, tentunya dengan mengedepankan pendekatan humanis," katanya.
Ihsan juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menjaga fasilitas publik dan cagar budaya serta tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk vandalisme, demi menjaga marwah Yogyakarta.
"Kepada masyarakat luas serta wisatawan silakan tetap beraktivitas secara normal seperti biasa, tidak perlu khawatir," ujarnya.
Menurut dia penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dilindungi undang-undang dan kehadiran aparat kepolisian di lapangan bertujuan memastikan hak tersebut dapat tersalurkan dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu.
"Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, terlebih bagi rekan-rekan mahasiswa dan pemuda di momentum Hari Sumpah Pemuda ini," katanya.
Ihsan juga menyebut seluruh personel Polda DIY yang diterjunkan tidak dibekali senjata api maupun peluru tajam sebagai bagian dari upaya mengedepankan prinsip pelayanan kepolisian yang humanis.
"Kami laksanakan pelayanan secara maksimal, (jumlah personel) disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!