Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkot Dampingi Siswi SMP 10 Tangsel yang Jadi Korban Perundungan

27 Selasa, 27 Okt 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Pemkot Dampingi Siswi SMP 10 Tangsel yang Jadi Korban Perundungan Pemkot Dampingi Siswi SMP 10 Tangsel yang Jadi Korban Perundungan Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin.

TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, memberikan pendampingan psikologis intensif kepada siswa yang mengalami  perundungan ekstrem di SMPN 10 Tangerang Selatan.

"Pendampingan intensif langsung dikerahkan melalui koordinasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta tim tenaga medis dan psikolog klinis profesional. Pemerintah Kota Tangerang Selatan ingin memastikan setiap korban mendapatkan hak pemulihan trauma secara utuh agar dapat kembali belajar tanpa rasa takut," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin dalam keterangannya di Tangerang, Senin

 Asep mengatakan, Pemkot Tangsel menyampaikan simpati dan empati penuh kepada para korban beserta keluarga yang tengah menghadapi masa pemulihan fisik maupun mental akibat insiden kekerasan tersebut.

Tindakan intimidasi dan perundungan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi di wilayah Kota Tangerang Selatan. Pemkot Tangsel memandang insiden ini sebagai alarm serius yang menuntut perbaikan menyeluruh pada ekosistem pengawasan pendidikan.

"Sekolah seharusnya menjadi tempat yang paling aman, penuh kasih sayang, dan ruang bertumbuh yang sehat bagi anak-anak di Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengecam keras tindakan kekerasan ini dan memastikan bahwa keselamatan serta pemulihan psikologis korban adalah prioritas mutlak," ujarnya.

Menjawab keresahan publik terkait potensi berulangnya kejadian serupa, ia menegaskan, Pemkot Tangsel mewajibkan seluruh satuan pendidikan untuk memperketat pengawasan internal dan mengevaluasi pola pembinaan siswa.

Kemudian, budaya senioritas toksik dinilai harus diputus hingga ke akar-akarnya melalui intervensi yang terukur dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.

"Langkah pencegahan secara sistemik menjadi keharusan mutlak saat ini. Dinas Pendidikan bersama seluruh satuan pendidikan diwajibkan memperketat pengawasan internal serta mengaktifkan kembali fungsi bimbingan konseling secara proaktif guna mendeteksi potensi gesekan atau senioritas sejak dini," tegas dia.

Selain pengawasan di lingkungan sekolah, pemerintah daerah juga membuka ruang pelaporan yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat maupun pelajar.

Selanjutnya, setiap warga atau siswa yang mengalami maupun mengetahui adanya tindakan perundungan dapat melapor secara langsung melalui layanan darurat 112 atau melalui pesan WhatsApp di nomor 0813-8020-1112 yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dengan jaminan kerahasiaan identitas yang ketat.

"Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadirkan layanan pengaduan melalui nomor darurat 112 serta pesan WhatsApp di nomor 0813-8020-1112 yang dapat diakses dengan mudah dan aman oleh masyarakat maupun para pelajar. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional, dengan komitmen penuh menjaga kerahasiaan identitas pelapor agar anak-anak dan orang tua memiliki keberanian untuk bersuara tanpa khawatir menghadapi ancaman susulan," terangnya.

Asep mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga tokoh masyarakat, untuk bergandengan tangan membangun budaya saling menghargai karena perundungan ditegaskan bukan sekadar kenakalan remaja biasa, melainkan pelanggaran serius yang mengancam masa depan generasi muda.

"Perundungan bukanlah sekadar kenakalan remaja biasa, melainkan pelanggaran serius yang mengancam masa depan bangsa. Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menciptakan lingkungan yang humanis dan inklusif," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.