Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gen Z Jerman Melawan! Kebijakan Wajib Militer dan Pemangkasan Anggaran Picu Protes

28 Rabu, 28 Okt 2026, 09:59 WIB | Oleh:
Gen Z Jerman Melawan! Kebijakan Wajib Militer dan Pemangkasan Anggaran Picu Protes Gen Z Jerman Melawan! Kebijakan Wajib Militer dan Pemangkasan Anggaran Picu Protes Doc: Antara foto/Anadolu
Ket. Polisi menghalau beberapa pengunjuk rasa selama aksi Hari Buruh Internasional di dekat stasiun metro Sudstern di Berlin, Jerman, Jumat (1/5).

BERLIN - Lebih dari 140.000 pelajar dan kaum muda telah mendaftar secara daring untuk mengikuti aksi protes serentak di 23 kota di Jerman pada Sabtu (31/10) mendatang, menurut penyelenggara dari sebuah inisiatif Generasi Z (Gen Z).

Kelompok bernama "Gen Z steht auf" (Gen Z Bangkit) akan menggelar acara utama di Berlin, Hamburg, Munich, Frankfurt, dan Cologne, sekaligus bergabung dalam aksi lokal di 18 kota lainnya, sebagaimana tercantum di situs web mereka.

Cologne mencatat jumlah pendaftar daring terbanyak, yaitu lebih dari 12.000 orang, diikuti oleh Frankfurt dengan hampir 11.000 orang, Hamburg dan Berlin masing-masing lebih dari 8.000 orang, serta Munich dengan hampir 7.000 orang, lapor pihak penyelenggara.

Demonstrasi dijadwalkan dimulai pada pukul 14.00 waktu setempat (20.00 WIB) dengan mengusung slogan "Masa depan kita ada di tangan kita."

Aksi itu akan menyoroti pemangkasan anggaran pendidikan dan sosial, kenaikan biaya hidup, serta rencana pemerintah terkait wajib militer.

Dalam dokumen pernyataan sikapnya, inisiatif itu menyerukan kebijakan yang berinvestasi pada pendidikan, jaminan sosial, layanan kesehatan, dan kehidupan yang terjangkau, alih-alih melakukan penghematan yang justru merugikan generasi muda.

"Kami adalah kaum muda yang tidak ingin lagi hanya menonton saat keputusan mengenai masa depan kami diambil tanpa melibatkan suara kami. 31 Oktober hanyalah permulaan," kata pihak penyelenggara.

Salah satu penggagas "Gen Z Bangkit", Akram Selo, menegaskan bahwa demonstrasi akan berlangsung secara damai.

Dia menyatakan kepada media bahwa kelompoknya dengan tegas menjauhkan diri dari segala bentuk kekerasan.

Tabloid Bild, dengan mengutip sumber keamanan, melaporkan bahwa kepolisian di seluruh negeri telah menerima perintah pengerahan personel dan menetapkan lokasi-lokasi khusus untuk tanggal 31 Oktober.

Aparat juga disiagakan untuk mengamankan titik-titik yang dianggap rentan. Di kota-kota besar, kendaraan lapis baja dan mobil meriam air disiapkan, dengan ratusan petugas dikerahkan di lapangan.

Demonstrasi tersebut akan dipantau dari udara menggunakan helikopter dan, jika diperlukan, akan menggunakan sejumlah pesawat nirawak milik kepolisian.

Laporan tersebut juga menyebutkan adanya rencana untuk mencegat kelompok ekstremis yang berpotensi melakukan kekerasan di stasiun kereta api dan memisahkan mereka dari kelompok peserta aksi lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.