Masyarakat Diimbau Waspadai Gejala TBC dari Batuk Berkepanjangan
Rabu, 28 Okt 2026, 16:12 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANATAR/Irfan
TANGERANG -- Masyarakat diimbau waspadai gejala tuberkulosis (TBC) antara lain batuk berkepanjangan, demam, keringat malam, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta berkurangnya nafsu makan.
"Pemeriksaan sejak dini sangat penting agar TBC dapat segera dikenali dan ditangani dengan tepat," kata dr Andre Prawira, dokter spesialis paru dalam keterangannya di Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan, tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika penderita TBC paru mengeluarkan droplet saat batuk, bersin, atau berbicara.
“Pasien juga perlu menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas sesuai anjuran dokter untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah penularan, menjadi pesan penting dalam edukasi penanganan TBC," ujarnya.
Bagi pasien dengan penyakit kardiovaskular, penanganan kondisi kesehatan secara menyeluruh menjadi hal yang penting, termasuk apabila terdapat infeksi TBC. Koordinasi pelayanan sesuai kebutuhan medis membantu mendukung perawatan yang tepat dan aman bagi pasien.
Melalui Poli Tuberkulosis, pasien dapat memperoleh konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang sesuai indikasi, pengobatan berdasarkan diagnosis, serta pemantauan perkembangan kondisi dan efek samping obat.
"Edukasi kepada pasien dan keluarga juga menjadi bagian penting untuk mendukung kepatuhan pengobatan dan mencegah penularan," ujar Andre Prawira yang bertugas di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!