Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Meroket 61 Persen, Bapanas Genjot Pangan Murah dan Fasilitasi Distribusi

27 Senin, 26 Okt 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Beras SPHP itu adalah instrumen pemerintah yang ditugaskan Perum Bulog untuk stabilisasi pasokan dan harganya adalah tidak boleh lebih dari Rp12.500," imbau Andriko.

Bulog sendiri telah menuntaskan penyaluran SPHP Maret-September 2026 sebesar 828 ribu ton (100%). Untuk penugasan tambahan 1 Oktober-20 November sebesar 200 ribu ton, realisasi baru 103 ribu ton (51,5%).

Untuk jagung, akumulasi SPHP Tahap I dan II hingga 23 Oktober mencapai 200,8 ribu ton atau 51,33 persen dari target 391,2 ribu ton. Realisasi tertinggi di Kalteng, Aceh, Kalsel di atas 80 persen, sementara Sulsel dan Papua masih 20-21 persen.

Sementara Bantuan Pangan Beras alokasi Juli-September 2026 telah terserap 978.828 ton atau 97,01 persen. Bapanas telah menerbitkan penugasan baru ke Bulog per 20 Oktober untuk bantuan periode Oktober-Desember 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.