Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Meroket 61 Persen, Bapanas Genjot Pangan Murah dan Fasilitasi Distribusi

26 Senin, 26 Okt 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Cabai Meroket 61 Persen, Bapanas Genjot Pangan Murah dan Fasilitasi Distribusi Harga Cabai Meroket 61 Persen, Bapanas Genjot Pangan Murah dan Fasilitasi Distribusi Doc: Antara
Ket. Harga cabai jadi perhatian serius Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kenaikan cabai rawit merah tercatat menembus 61,6 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), sementara cabai merah keriting melonjak 43,03 persen

JAKARTA –Harga cabai jadi perhatian serius Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kenaikan cabai rawit merah tercatat menembus 61,6 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), sementara cabai merah keriting melonjak 43,03 persen.

Untuk meredam gejolak, Bapanas memperkuat dua jurus: Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto meminta pemerintah daerah aktif mengajukan permohonan stabilisasi.

"Jadi kita harapkan kawan-kawan dari daerah ini mengajukan surat kepada Badan Pangan Nasional untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga cabai," ujar Andriko dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri, Senin (26/10).

Melalui skema FDP, Bapanas memfasilitasi pengiriman bahan pangan dari wilayah surplus langsung ke wilayah defisit. Pemda diminta melampirkan data lengkap pemasok, pembeli (off-taker), dan perkembangan harga di tujuan.

Intervensi ini tidak sekadar jual murah di titik penjualan, tapi membongkar sumbatan rantai distribusi antar daerah.

"Karena anggaran FDP ini ada di pusat dan nanti Pak Sekjen (Kemendagri) pada saat kita mendetilkan ini, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas akan terlibat dan akan melakukan upaya-upaya percepatan agar cabai ini dapat kita stabilkan," tegasnya.

Selain cabai, komoditas lain yang dipantau ketat adalah beras premium, jagung tingkat peternak, gula konsumsi, Minyakita, hingga daging sapi.

11.822 Titik Pangan Murah

Bapanas mendorong Pemda mempercepat realisasi anggaran GPM dan menjadikan cabai prioritas utama, khususnya di daerah dengan lonjakan tertinggi.

Sepanjang 1 Januari hingga 23 Oktober 2026, tercatat 11.822 kegiatan GPM digelar di seluruh Indonesia. Untuk pekan kelima Oktober, disiapkan 140 titik, dengan sebaran terbesar di Sulsel, Jabar, Bengkulu, Kalsel, dan Jatim.

Masyarakat bisa mendapatkan beras, gula, minyak goreng, cabai, telur ayam, daging ayam, bawang merah, bawang putih, hingga daging sapi dengan harga terjangkau.

"Ini arahan Pak Kepala Badan Pangan Nasional, Pak Amran Sulaiman, akan kita lanjutkan kembali nanti pada awal Desember yang juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia," kata Andriko.

Beras SPHP di Sumut Jebol HAP

Untuk beras, data Satgas Pangan di 13 provinsi sentra per 23 Oktober menunjukkan harga beras premium Rp14.974/kg (naik 0,07%), medium Rp13.531/kg (naik 0,07%), dan SPHP Rp12.363/kg (naik 0,11%).

Namun beras SPHP di Sumatera Utara tembus Rp12.840/kg, melampaui HAP Rp12.500/kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
BNPB Minta Warga Aceh dan S...
Daerah
Tercatat Tiga Kali Letusan ...
Nasional
Mentan Tegaskan Pasokan Ber...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.