Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susul Prancis, Austria Diguncang Demo Dana Pendidikan

25 Minggu, 25 Okt 2026, 15:32 WIB | Oleh:
Susul Prancis, Austria Diguncang Demo Dana Pendidikan Susul Prancis, Austria Diguncang Demo Dana Pendidikan Doc: AFP/Joe Klamar

JENEWA - Sekitar 50.000 orang turun ke jalan-jalan di Wina, ibu kota Austria, Jumat (23/10), untuk memprotes pemotongan anggaran pendidikan.

Demonstrasi di Wina tersebut sebelumnya telah diumumkan oleh penyelenggaranya, Persatuan Mahasiswa Nasional Austria (OH), melalui siaran pers.

"Pemerintah federal telah mengumumkan anggaran sebesar 16 miliar euro (Rp322 triliun) untuk universitas-universitas selama periode 2028 hingga 2030," ungkap pernyataan tersebut.

"Namun, menurut perkiraan Konferensi Universitas, setidaknya dibutuhkan 18 miliar euro (Rp362,2 triliun) hanya untuk mengimbangi dampak inflasi," tambahnya.

Aksi unjuk rasa dimulai pada pukul 15.00 (20.00 WIB) di depan gedung utama Universitas Teknologi Wina dengan mengusung slogan "Siaga Merah - #SelamatkanUniversitas!".

Menurut Persatuan Mahasiswa Nasional Austria, aksi itu tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dan staf dari berbagai universitas di Wina, tetapi juga oleh anggota komunitas akademis dari negara bagian federal lainnya.

Selain itu, Serikat Layanan Publik turut menyediakan transportasi bagi staf universitas dan dokter yang berasal dari berbagai kota universitas.

Ketua OH, Viktoria Kudrna, menyampaikan kepada media lokal sebelum acara dimulai bahwa tujuan demonstrasi itu adalah untuk menunjukkan perlawanan.

Dia mengatakan bahwa masih ada harapan agar pemerintah bersedia meningkatkan anggaran tersebut.

Akan tetapi, di tingkat pemerintah federal, jumlah anggaran tersebut dianggap sudah final menyusul kesepakatan yang dicapai oleh para pejabat tinggi pemerintah pada Sabtu.

Persatuan Mahasiswa Nasional Austria memperingatkan bahwa pemotongan anggaran itu dapat mengurangi ragam program akademik, melemahkan layanan pendukung bagi mahasiswa, serta memperburuk kondisi ketenagakerjaan.

Kudrna menambahkan bahwa para mahasiswa sudah mulai merasakan dampaknya.

Sebagai contoh, di Universitas Teknologi Wina, jam operasional perpustakaan telah dikurangi. Bahkan sejak pertengahan Juni, rektor universitas tersebut, Jens Schneider, telah memberlakukan kebijakan pembekuan sementara untuk pembukaan lowongan pekerjaan baru sebagai langkah antisipasi.

Aksi protes itu mendapatkan dukungan resmi dari pihak administrasi universitas, yang antara lain diwujudkan dengan memberikan izin kepada mahasiswa dan staf untuk tidak mengikuti kegiatan perkuliahan atau pekerjaan agar dapat berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Badai Austen Picu Blackout ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.