Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi Dua Pelaut Indonesia, Tegaskan Perlindungan Hak Awak Kapal

25 Minggu, 25 Okt 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi Dua Pelaut Indonesia, Tegaskan Perlindungan Hak Awak Kapal Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi Dua Pelaut Indonesia, Tegaskan Perlindungan Hak Awak Kapal Doc: Dok. Ist

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan memfasilitasi penyerahan asuransi kepada ahli waris dua pelaut Indonesia yang meninggal dunia saat bekerja di atas kapal.

Penyerahan asuransi dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (22/10). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Augustea Intcrews Indonesia dan Presiden Direktur PT Annea Prima Samudra, Jansen Manaek Sinaga, serta disaksikan oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, Kepala Subdirektorat Kepelautan Capt. Hasan Sadili, dan Kasubkor Kelompok Substansi Pengawakan Kapal dan Standardisasi Sertifikat Pelaut Tingkat Operasional Capt. Febryanti, Juga di saksikan oleh bapak Tony dari Asosiasi Pelaut KPI Tanjung Priok.

Asuransi tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Ferri Arif Budiman, yang bekerja sebagai oiler (awak kapal bagian mesin) di kapal Noble Walker, serta almarhum Arliandi, awak kapal penangkap ikan PIN TAI RONG 71.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa pemerintah terus mengawal pemenuhan hak-hak pelaut Indonesia, termasuk santunan asuransi bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Pemerintah terus mendorong perusahaan dan agen awak kapal untuk memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga hak pelaut dan ahli warisnya dapat terpenuhi secara transparan dan bertanggung jawab,” ujar Samsuddin.

Total asuransi yang diserahkan kepada ahli waris kedua pelaut tersebut mencapai Rp2.462.755.601.

Asuransi sebesar Rp2.084.807.601 untuk almarhum Ferri Arif Budiman diserahkan kepada Ferro Andika selaku adik kandung dan ahli waris. Berdasarkan laporan PT Augustea Intcrews Indonesia, perusahaan menerima informasi mengenai meninggalnya Ferri pada 8 September 2026. Perusahaan kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kesatuan Pelaut Indonesia, serta keluarga almarhum.

Sementara itu, asuransi sebesar Rp377.948.000 untuk almarhum Arliandi diserahkan kepada Derita Sinaga selaku ibu kandung sekaligus ahli waris. Penyerahan dilakukan oleh Jansen Manaek Sinaga selaku Presiden Direktur PT Annea Prima Samudra. Berdasarkan laporan kejadian, Arliandi mengalami kondisi kesehatan kritis saat bekerja pada Juni 2026 dan telah mendapatkan upaya pertolongan dari awak kapal.

Samsuddin menambahkan bahwa perlindungan pelaut perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, baik selama pelaut menjalankan tugas maupun dalam memastikan hak-hak keluarga mereka terpenuhi ketika terjadi musibah.

“Perlindungan pelaut harus dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari aspek keselamatan kerja hingga pemenuhan hak-hak finansial bagi ahli waris. Kami mengharapkan seluruh pihak terkait menjalankan tanggung jawabnya agar hak-hak tersebut dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Samsuddin.

Melalui fasilitasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mendorong pemenuhan hak-hak pelaut Indonesia dan ahli warisnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT Pertamina Siapkan Tiga J...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Dorong Pengel...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Duku...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.