GPM Serentak di 38 Provinsi, Ujian Pemerataan Harga Pangan
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/ kota untuk memperluas akses pangan terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan hingga ke masyarakat pelosok.
Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto mengatakan pelaksanaan GPM secara serentak merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
"Makin sering kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah, lebih baik. Mudah-mudahan gerakan ini membantu masyarakat seluruh Indonesia," kata Ito dalam GPM serentak di 38 provinsi yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (22/10).
Memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2026, Bapanas bersama seluruh jajaran daerah dan mitra menyelenggarakan GPM Nasional secara serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Ito turut meninjau langsung pelaksanaan GPM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan jajaran pemerintah kota setempat serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menuturkan kegiatan itu menjadi perhatian pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi bersama Bulog, ID FOOD, dan BUMN pangan lainnya dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan program stabilisasi pasokan dan harga pangan juga menjadi perhatian pemerintah, termasuk dalam menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Langkah masif itu menjadi wujud nyata menghadirkan pangan berkualitas dengan harga ramah kantong langsung ke tengah masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Jakarta, aksi jemput bola difokuskan di tiga titik wilayah padat pemukiman dan bantaran sungai yakni di kolong flyover Kalibata, Kelurahan Bidara Cina Jakarta Timur dan Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan.
Penguatan ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berdaulat selama dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan hasil konkret.
Di setiap titik GPM, warga antusias mengakses aneka bahan pokok mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung, telur, daging ayam, daging sapi, hingga cabai dan bawang segar dengan harga di bawah rata-rata pasar.
Kehadiran stan-stan yang dikelola Dinas Daerah bersama Bulog dan pelaku usaha lokal ini diharapkan kembali menunjukkan efektifitasnya dalam menekan inflasi daerah.
Berikut beberapa harga bahan pangan yang disediakan di GPM wilayah Jakarta beras SPHP Rp11.000/kg, beras premium Rp14.600/kg, Minyakita Rp 15.000/liter, minyak goreng premium Rp20.000/liter, gula maniskita 17.000/kg, daging ayam ras Rp36.500/kg.
Kemudian daging sapi Rp117.000/kg, cabai rawit merah Rp32.500/kg, cabai merah keriting Rp32.500/kg, dan bawang merah Rp35.000/kg, dan bawang putih Rp30.000/kg.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!