Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor RI ke Eropa Berpotensi Melonjak US$10,9 Miliar, I-EU CEPA Dibidik Berlaku 2027

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Airlangga mengatakan terdapat tiga perjanjian perdagangan yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat, yakni I-EU CEPA, Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-CA CEPA), dan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

“Sejumlah perjanjian perdagangan memberikan peluang untuk memperluas pasar melalui penurunan atau penghapusan tarif, peningkatan kepastian akses pasar, serta pembukaan peluang perdagangan pada produk yang sebelumnya menghadapi tarif relatif tinggi,” ujar Airlangga.

Berdasarkan sejumlah analisis dampak perjanjian perdagangan bebas dan CEPA, I-EU CEPA berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia hingga 10,9 miliar dolar AS. Sementara itu, I-CA CEPA diperkirakan berpotensi meningkatkan ekspor sekitar 1,6 miliar dolar AS, sedangkan I-EAEU FTA berpotensi menambah ekspor sekitar 2,2 miliar hingga 2,89 miliar dolar AS.

Airlangga menjelaskan, berdasarkan hasil Export Potential Analysis, pemanfaatan perjanjian perdagangan dapat diarahkan pada komoditas yang masih memiliki kesenjangan antara nilai ekspor saat ini dan potensi ekspor yang dapat dicapai di pasar negara mitra.

Untuk Uni Eropa, Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA), dan Inggris, peluang ekspor Indonesia antara lain terdapat pada kelapa sawit dan produk turunannya, kendaraan bermotor, kopi, kakao, karet dan produk karet, besi dan baja, kayu olahan, serta produk perikanan.

Sementara itu, pasar Kanada menawarkan peluang bagi produk mineral dan logam, bahan kimia, kendaraan, kayu dan karet, serta mesin dan peralatan elektronik. Produk makanan dan minuman, hasil laut, alas kaki, kayu olahan, elektronik, otomotif, dan kerajinan juga dinilai berpotensi dikembangkan melalui I-CA CEPA.

Adapun untuk kawasan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), peluang ekspor mencakup produk kimia, produk nabati, kendaraan, mineral dan logam, serta kayu, kertas, karet, dan plastik. Kelapa sawit, alas kaki, udang, karet alam, kopi, dan minyak atsiri termasuk komoditas yang berpotensi memperoleh keuntungan tarif melalui I-EAEU FTA.

“Ke depan, fokus Pemerintah adalah menyinergikan pemanfaatan CEPA dan FTA dengan komoditas unggulan yang memiliki basis produksi domestik kuat serta potensi pasar besar di negara mitra. Melalui strategi ini, manfaat kesepakatan dagang diharapkan langsung bertransformasi menjadi lonjakan kinerja ekspor nasional,” kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Peternak Ayam dan Telur Hadapi Ancaman Kerugian

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Peternak Ayam dan Telur Had...

KPK Periksa Sestama BNPB

1 jam lalu | Ones

Nasional
KPK Periksa Sestama BNPB
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.