Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akademisi Unimed Minta Pemkot Medan Awasi Ketat Penerapan Aplikasi QRESTO

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Akademisi Unimed Minta Pemkot Medan Awasi Ketat Penerapan Aplikasi QRESTO Doc: ANTARA/HO-Dok Pribadi Anggi Pratiwi
Ket. Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Medan (Unimed) Anggi Pratiwi.

MEDAN - Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Medan (Unimed) Anggi Pratiwi menilai penerapan sistem pembayaran pajak digital Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) di Kota Medan memerlukan pengawasan ketat guna mengantisipasi potensi kebocoran penerimaan daerah. 

"Bisa aja ada transaksi yang dilakukan di luar QRESTO sehingga pencatatannya tidak masuk dalam sistem. Jadi pengawasan penerapan QRESTO juga harus diawasi ketat," ujar Anggi Pratiwi di Medan, Rabu (14/10).

Menurut dia, sistem pembayaran pajak digital tersebut harus menjadi semangat pemerintah kota setempat untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah.

Ia mengatakan evaluasi dan pengawasan secara berkala seyogyanya dilakukan pemerintah kota setempat dalam penerapan aplikasi tersebut agar tidak mengalami kendala di lapangan.

Anggi meminta pemerintah kota setempat untuk memastikan transaksi yang tercatat di restoran pengguna aplikasi tersebut berjalan dengan semestinya serta memastikan memastikan tingkat kepatuhan pajak usaha dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

"QRESTO terhadap peningkatan PAD perlu dibuktikan melalui perbandingan data penerimaan pajak sebelum dan sesudah penerapan sistem tersebut. Evaluasi juga dapat dilakukan dengan melihat jumlah restoran pengguna QRESTO," kata dia.

Selain itu, ia juga berharap pemerintah kota setempat untuk gencar melakukan sosialisasi dalam penerapan aplikasi pajak digital tersebut karena tidak semua pelaku usaha yang belum mengerti pada penerapannya.

Menurut dia, penerapan terhadap pelaku usaha yang belum mengerti menggunakan aplikasi tersebut menjadi tantangan sendiri bagi pemerintah kota setempat dalam menerapkan QRESTO di wilayah itu.

Selain kesiapan pelaku usaha, keandalan sistem dan jaringan pembayaran juga perlu diperhatikan agar transaksi berjalan lancar tanpa menyulitkan konsumen maupun pelaku usaha.

"Tidak semua pelaku usaha di lapangan terbiasa dengan digitalisasi. Karena itu, QRESTO masih memerlukan sosialisasi dan pendampingan dari lembaga terkait," ujar Anggi.

Dengan berbagai upaya tersebut, ia berharap penerapan QRESTO dapat meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan sehingga mendukung pembangunan infrastruktur, perbaikan fasilitas umum, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Qresto ini tentu suatu langkah yang positif dari Pemerintah Kota Medan. Tujuannya untuk memperbaiki bagaimana pemerintah bisa menerima pajak, khususnya pajak restoran," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Megapolitan
Kapolda: Polisi Harus Peka ...
Megapolitan
Tobat Ekologis Perkuat Adiw...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.