Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Ganggu Sejumlah Penerbangan di Sorong dalam Dua Hari Terakhir

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Kabut Asap Ganggu Sejumlah Penerbangan di Sorong dalam Dua Hari Terakhir Doc: antara foto
Ket. Kabut asap mengganggu penerbangan di Sorong.

SORONG - AirNav Indonesia Cabang Sorong menyebut kabut asap yang terjadi selama dua hari terakhir telah mengganggu sejumlah penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya.

Manajer Operasi Tower 1 AirNav Indonesia Cabang Sorong Hery Purnomo di Sorong, Selasa (6/10), mengatakan gangguan terutama terjadi pada pagi hari ketika jarak pandang menurun hingga sekitar 2.000 meter berdasarkan laporan meteorologi.

"Dampaknya kemarin pagi ada tiga pesawat yang tidak bisa masuk ke Sorong, dua divert ke Biak dan satu divert ke Ambon," katanya.

Ia menjelaskan kondisi serupa kembali terjadi pada Selasa pagi. Kabut asap yang dinilai lebih pekat menyebabkan dua penerbangan rute Jakarta-Sorong, yakni Garuda Indonesia dan Batik Air, tidak dapat mendarat di Bandara DEO.

"Kedua penerbangan itu tidak bisa masuk ke Sorong dan memutuskan divert ke Ambon," ujarnya.

Menurut Hery, kondisi jarak pandang kemudian membaik pada siang hari hingga sekitar 3.000 meter. Pesawat yang sebelumnya dialihkan ke Ambon selanjutnya dapat melanjutkan penerbangan menuju Sorong.

"Teman-teman bisa melihat, tadi pesawat Batik, Garuda dan TransNusa dari Manado sudah bisa mendarat di Sorong," katanya.

Selain penerbangan menuju Sorong, kabut asap juga berdampak terhadap penerbangan dari Sorong menuju Manokwari.

Hery mengatakan salah satu penerbangan Lion Air 940 dengan rute Makassar-Sorong-Manokwari-Jayapura masih tertahan di Sorong karena menunggu kondisi cuaca di Manokwari.

"Manokwari juga terdampak dua hari ini. Hari ini lebih parah lagi, visibility-nya 1.500 sampai 2.000 meter," katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat penerbangan menuju Manokwari belum dapat dilakukan karena jarak pandang belum memenuhi standar keselamatan penerbangan yang ditetapkan.

Hery menambahkan kabut asap tidak hanya menyebabkan pengalihan penerbangan, tetapi juga keterlambatan jadwal penerbangan.

"Yang jelas dengan kabut asap ini jadwal penerbangan ada yang terganggu, yang jelas ter-delay," ujarnya.

AirNav Indonesia, kata dia, terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang berdasarkan informasi dari BMKG sebagai dasar dalam memberikan pelayanan navigasi penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Luar Negeri
Resmi Menyebar, Kenya Konfi...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.