Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi Keamanan Tak Kondusif, Pemkab Jayawijaya Tarik 330 Guru

30 Selasa, 06 Okt 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Kondisi Keamanan Tak Kondusif, Pemkab Jayawijaya Tarik 330 Guru Kondisi Keamanan Tak Kondusif, Pemkab Jayawijaya Tarik 330 Guru Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo di Wamena, Selasa (6/10).

WAMENA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan setempat terpaksa menarik sebanyak 330 tenaga guru yang mengajar di wilayah pinggiran daerah setempat karena faktor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kurang kondusif.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo di Wamena, Selasa (6/10), mengatakan dari 330 tenaga pengajar tersebut sebanyak 210 orang merupakan guru sekolah dasar (SD), 90 guru sekolah menengah pertama (SMP) dan 30 guru SMA/SMK

“Kebijakan ini kami lakukan karena situasi kamtibmas yang wilayah pinggiran yang kurang kondusif sehingga alangkah baiknya mereka ditarik dan ditempatkan di sekolah-sekolah wilayah kota,” katanya.

Menurut Bambang, kebijakan penarikan sementara dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah kepala sekolah di wilayah perkotaan dan disetujui.

“Guru-guru yang bertugas di luar atau pinggiran Kota Wamena, khususnya guru nusantara, untuk sementara ditempatkan di sejumlah sekolah yang berada di sekitar Kota Wamena,” ujarnya.

Dia menjelaskan sebagai penyesuaian, guru asli Jayawijaya yang selama ini bertugas di sekolah-sekolah perkotaan akan ditugaskan sementara membantu sekolah yang berada di luar kota.

“Kebijakan tersebut dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun terjadi perubahan penempatan tenaga pendidik,” katanya.

Dia menambahkan Dinas Pendidikan juga terus memantau kondisi sekolah di wilayah pinggiran Kota Wamena melalui kepala bidang, terutama untuk jenjang SD dan SMP.

“Kami dari Dinas Pendidikan menjadwalkan kembali melakukan pengecekan pada Rabu untuk memastikan kondisi sekolah serta proses pembelajaran di lapangan," ujarnya.

Dia meminta kepala bidang SD dan SMP melakukan pengecekan kembali bagaimana proses pembelajaran di sekolah-sekolah yang ada di luar kota tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Gunung Karangetang di Pulau Siau Mengalami Erupsi Kecil

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Gunung Karangetang di Pulau...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.