Sepertiga Populasi Dunia Terpapar Polusi Ozon Sangat Tinggi
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiNew Delhi, Dhaka, Chongqing di Tiongkok, dan Lahore di Pakistan termasuk kota yang mengalami tingkat ozon "sangat buruk".
Sekitar dua pertiga populasi Amerika Utara dan 45 persen penduduk Eropa terpapar kualitas udara dalam kategori "buruk" atau "sangat buruk".
Laporan tersebut menyebut regulasi Uni Eropa efektif mengurangi berbagai emisi polutan udara, tetapi ozon masih menjadi tantangan.
Polusi ozon dikaitkan dengan sekitar 60.000 kematian prematur setiap tahun di Eropa, kata Ian Marnane, pejabat Badan Lingkungan Eropa, dalam konferensi pers.
Sementara itu, kadar ozon di Amerika Utara tetap "relatif tidak berubah" meskipun telah diterapkan kebijakan pengurangan emisi yang ambisius.
Di Afrika, asap dari kebakaran hutan, pembakaran lahan pertanian, dan aktivitas memasak menjadi penyumbang signifikan terhadap polusi udara. Debu dari Sahara juga dapat terbawa angin hingga mencapai Eropa.
Sekitar delapan persen penduduk Afrika mengalami kualitas udara "sangat buruk" pada tahun ini, sedangkan 19 persen lainnya menghadapi kualitas udara dalam kategori "buruk".
Di Amerika Selatan, tingkat ozon tercatat sangat tinggi di Sao Paulo dan tinggi di Rio de Janeiro. Namun, secara keseluruhan sekitar 81 persen populasi kawasan tersebut menikmati kualitas udara dalam kategori "baik" atau "cukup baik".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!