Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 00:34 WIB | Oleh:
Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata Doc: ist
Ket. pelestarian batik

JAKARTA – Batik adalah salah satu kekayaan warisan adiluhung bangsa. Untuk itu, batik harus terus dilestarikan, tak boleh hilang. Untuk itu, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan dan mempromosikan wisata batik di sejumlah daerah.

Ketua Umum ASITA Rusmiati kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, menyatakan secara prinsip asosiasi terus membangun kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan berbagai pemangku kepentingan pariwisata dalam pengembangan dan promosi produk wisata Indonesia.

"Batik menjadi bagian penting dari promosi wisata budaya dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan melalui sinergi pemerintah, asosiasi, industri, dan masyarakat," kata dia.

ASITA siap mendorong anggota agen perjalanan dan tur operator untuk menjadikan kekayaan budaya ini sebagai bagian dari produk wisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dia menilai batik dapat dikemas dalam bentuk paket wisata berbasis pengalaman, seperti kunjungan ke sentra batik, workshop membuat batik, bertemu perajin, hingga membeli produk batik lokal. "Dengan demikian, wisatawan memperoleh pengalaman, sementara manfaat ekonominya langsung dirasakan UMKM dan masyarakat setempat," kata Rusmiati.

Wisata batik memiliki potensi yang sangat besar karena batik bukan hanya produk budaya, tetapi, juga bagian dari pengalaman wisata. Batik dapat dikembangkan menjadi pengalaman wisata budaya yang menghubungkan wisatawan dengan sejarah, proses produksi, kreativitas, kuliner, hingga kehidupan masyarakat lokal.

Selain itu, tren wisata saat ini semakin mengarah kepada pariwisata pengalaman, yaitu wisatawan  mencoba dan terlibat langsung sebuah aktivitas. Oleh karena itu, paket wisata batik yang menarik bukan hanya aktivitas melihat atau berbelanja, tetapi, juga membatik, mengenal filosofi motif, mengunjungi sentra perajin, dan menggabungkannya dengan destinasi budaya dan kuliner daerah.

"Anggota ASITA di berbagai daerah dapat mengembangkan paket sesuai potensi lokal masing-masing," ujar Rusmiati. Daerah yang dia rekomendasikan untuk mengajak wisatawan yang ingin mengenal batik antara lain Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, Lasem, dan beberapa daerah di Jawa Timur serta Sumatera, termasuk Sumatera Selatan dengan kekayaan kain tradisional dan motif khasnya.

Setiap daerah memiliki karakter, motif, filosofi, dan proses produksi yang berbeda. Keberagaman budaya yang dimiliki dapat menjadi kekuatan Indonesia dalam mengembangkan wisata batik. ASITA saat ini juga terus mendorong promosi Indonesia sebagai destinasi budaya, termasuk batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Komitmen lain ASITA dalam mempromosikan batik juga diwujudkan melalui seragam nasional bermotif batik yang digunakan dalam berbagai kegiatan resmi organisasi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Rusmiati menilai langkah ini merupakan bentuk kebanggaan sekaligus upaya untuk turut memperkenalkan batik sebagai identitas budaya Indonesia kepada masyarakat maupun mitra pariwisata dari mancanegara.

"Momentum Hari Batik Nasional harus kita jadikan bukan hanya sebagai momentum menggunakan batik, tetapi, juga menggerakkan wisatawan untuk datang, belajar, mengalami, membeli, dan ikut melestarikan batik Indonesia," kata Rusmiati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Luar Negeri
Nigeria Laporkan Kasus Ebol...
Megapolitan
Pemprov Dorong Segala Proye...
Megapolitan
Epicentrum Events Gairahkan...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.