Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Perkuat Ketahanan Pangan, Muara Gembong Jadi Contoh Pengembangan Wilayah

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 08:00 WIB | Oleh:

"Setiap wilayah memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, Polri mendorong jajaran untuk melakukan pemetaan potensi sekaligus mencari solusi atas kendala yang dihadapi, mulai dari bibit, pengairan hingga kesesuaian masa tanam," ujar Trunoyudo.

Untuk meningkatkan kemampuan teknis di lapangan, Polri juga menyiapkan Bakomsus dengan kompetensi di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi, dan bidang terkait lainnya. Personel dengan kompetensi tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan teknis serta pengelolaan produksi pangan di berbagai daerah.

"Bakomsus pertanian, perikanan, peternakan dan gizi merupakan bagian dari penguatan SDM. Kita ingin personel di lapangan memiliki kompetensi yang dapat mendukung masyarakat dan program ketahanan pangan secara lebih teknis," jelas Trunoyudo.

Menurut Trunoyudo, pengembangan Muara Gembong dapat menjadi referensi bagi Polda jajaran dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Namun, konsep tersebut tidak harus diterapkan secara seragam karena setiap wilayah memiliki potensi dan tantangan yang berbeda.

"Yang perlu direplikasi adalah prinsipnya: petakan potensi wilayah, libatkan masyarakat, kuatkan produksi, siapkan SDM, jaga keberlanjutan dan bangun jalur pemanfaatan hasil. Komoditasnya dapat berbeda sesuai kekuatan masing-masing daerah," tuturnya.

Trunoyudo menambahkan, program ketahanan pangan juga dapat saling memperkuat dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produksi pangan lokal yang berkembang dapat menjadi bagian dari rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program tersebut.

"Ketahanan pangan kita kuatkan dari hulu, masyarakat menjadi penggeraknya, dan rantai pasok menjadi penghubungnya. Hasil produksi kemudian dapat mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis sebagai program pemerintah," pungkas Trunoyudo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Menteri PKP Janji Percepat ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.