Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jobstreet by SEEK Ungkap 5 Pelajaran HR untuk Hadapi Perubahan Dunia Kerja

📅 Senin, 28 Sep 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Jobstreet by SEEK Ungkap 5 Pelajaran HR untuk Hadapi Perubahan Dunia Kerja Doc: Pexels
Ket. Jobstreet by SEEK menyoroti pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) dalam membantu perusahaan menghadapi perubahan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis. Peran HR kini tidak lagi sebatas mengurus administrasi karyawan, tetapi semakin terlibat dalam strategi bisnis, penguatan budaya organisasi, hingga pengembangan talenta.

JAKARTA - Jobstreet by SEEK menyoroti pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) dalam membantu perusahaan menghadapi perubahan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis. Peran HR kini tidak lagi sebatas mengurus administrasi karyawan, tetapi semakin terlibat dalam strategi bisnis, penguatan budaya organisasi, hingga pengembangan talenta.

Hal tersebut disampaikan dalam perbincangan bersama Ana Febriana Triastuti, Chief Human Capital Officer Mayapada Healthcare Group, melalui episode Power Talks bertajuk "Peran HR: Dari Business Support Jadi Engine of Business Growth". Dalam diskusi tersebut, Ana membagikan pengalaman memimpin perubahan organisasi di berbagai industri serta pandangannya mengenai kontribusi HR terhadap pertumbuhan perusahaan.

Dari pembahasan tersebut, terdapat lima pelajaran mengenai kepemimpinan dan pengelolaan SDM yang dapat menjadi perhatian perusahaan maupun profesional. Pelajaran ini berkaitan dengan keterlibatan HR dalam strategi bisnis, kemampuan beradaptasi, budaya layanan, kecepatan mengambil keputusan, serta pentingnya pengembangan talenta.


1. HR perlu menjadi bagian dari strategi bisnis

Menurut Ana, HR perlu memahami arah dan kebutuhan bisnis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas kepada perusahaan. Fungsi HR tidak cukup hanya menangani rekrutmen, administrasi, serta kebijakan karyawan, tetapi juga perlu dilibatkan sejak awal dalam proses pengambilan keputusan.

Dengan memahami konteks bisnis secara menyeluruh, HR dapat menerjemahkan strategi perusahaan menjadi kebutuhan organisasi, cara kerja, dan kapabilitas tenaga kerja. Peran tersebut semakin dibutuhkan ketika perusahaan membuka unit bisnis baru, menyesuaikan struktur tenaga kerja, atau menghadapi kondisi yang membutuhkan perubahan cepat.

"Apapun challenge yang diberikan kepada saya itu saya berusaha lakukan lampaui," ungkap Ana.


2. Perubahan organisasi membutuhkan HR yang berani dan adaptif

Perubahan dalam organisasi dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari diversifikasi bisnis, pembentukan fungsi baru, perubahan model kerja, hingga penyesuaian jumlah dan kompetensi tenaga kerja. Dalam kondisi tersebut, HR dituntut mampu membantu perusahaan bergerak cepat sekaligus memastikan perubahan dapat diterima dan dijalankan oleh karyawan.

Ana menilai kepercayaan, penggunaan data, serta komunikasi yang jelas menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Keberanian mengambil tanggung jawab dan menyelesaikan berbagai tantangan juga diperlukan agar HR dapat menjalankan perannya sebagai penggerak perubahan organisasi.


3. Budaya layanan perlu diterapkan dalam perilaku sehari-hari

Industri kesehatan menghadapi tuntutan layanan yang semakin tinggi setelah pandemi, di tengah persaingan untuk memperoleh dan mempertahankan tenaga profesional seperti dokter dan perawat. Kondisi ini membuat HR memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang mendukung kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.

Di Mayapada Healthcare Group, pendekatan "Deliver Better Care" menjadi salah satu contoh penyelarasan aktivitas HR dengan tujuan organisasi. Hal tersebut diterapkan melalui berbagai kegiatan, seperti rekrutmen, asesmen, pengembangan pemimpin, peningkatan keterampilan, pemberian penghargaan, hingga manajemen kinerja.

Bagi Ana, nilai organisasi tidak cukup hanya tertulis dalam dokumen atau disampaikan sebagai slogan. Nilai tersebut perlu diterjemahkan menjadi perilaku sederhana yang dapat dilakukan setiap hari, termasuk kolaborasi, perhatian terhadap detail dan akurasi, tanggung jawab, serta empati.


4. Organisasi perlu bergerak cepat, tepat, dan dapat diandalkan

Ana turut membagikan prinsip yang menjadi bagian dari DNA baru organisasi, yakni "fast, right, and reliable". Prinsip tersebut menekankan bahwa kecepatan dalam bekerja tetap harus disertai ketepatan agar hasil yang diberikan dapat diandalkan.

"Kalau fast enggak right, bahaya. Kita perlu fast, right untuk bisa reliable," ujar Ana.

Prinsip tersebut dapat diterapkan oleh HR maupun pemimpin bisnis ketika menghadapi perubahan yang membutuhkan respons cepat. Kecepatan tetap perlu berjalan bersama akurasi, kualitas, dan pertimbangan terhadap dampak setiap keputusan kepada manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.