Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Kali Krukut Dikeruk dan Ditata Setelah 60 Tahun, Warga Diminta Dukung Pemprov DKI

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Kali Krukut Dikeruk dan Ditata Setelah 60 Tahun, Warga Diminta Dukung Pemprov DKI Doc: Pemprov DKI
Ket. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengeruk Anak Kali Krukut sepanjang 2,3 kilometer di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9)

JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengeruk Anak Kali Krukut sepanjang 2,3 kilometer di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9). Pengerukan ini menjadi yang pertama dilakukan setelah hampir 60 tahun.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengatakan, keberhasilan penataan kali membutuhkan dukungan masyarakat. Menurutnya, pembangunan dan perbaikan yang dilakukan Pemprov DKI tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan warga.

"Sebagus apa pun Pemda melakukan pembangunan atau perbaikan, apabila tidak didukung masyarakat tentunya tidak akan berjalan dengan baik," ujarnya, dikutip Beritajakarta.

Ida menegaskan, penataan Anak Kali Krukut bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI, tetapi juga warga yang tinggal di sekitar bantaran kali.

Ia pun meminta masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Ini bukan hanya untuk Pemda DKI atau Pak Gubernur, tetapi untuk kita bersama, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran kali," imbuhnya.

Ida juga meminta proses relokasi warga yang terdampak penataan dilakukan melalui komunikasi yang baik. Bagi warga yang memiliki usaha, ia mengusulkan Dinas SDA berkoordinasi dengan Dinas PPKUKM untuk memanfaatkan Lokasi Binaan (Lokbin) atau Lokasi Sementara (Loksem) yang masih tersedia.

"Kalau memang dia pedagang bisa ditempatkan di mana ada kita punya Lokbin atau Loksem yang memang kosong bisa sementara dipakai oleh warga yang terkena dampak atau perbaikan penataan kali tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menargetkan pengerjaan fisik penataan lingkungan Anak Kali Krukut dimulai awal 2027 dan rampung pada pertengahan hingga akhir 2028.

Pengerjaan saat ini menggunakan tiga ekskavator mini spider untuk mengangkat sedimentasi sekaligus mendukung penataan kawasan melalui pembangunan turap, penghijauan, serta penyediaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) terpadu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.