Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

31 Hektare di Bone Disulap Jadi Sentra Ayam Terintegrasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

📅 Senin, 28 Sep 2026, 22:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 31 Hektare di Bone Disulap Jadi Sentra Ayam Terintegrasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, PTPN I (Persero), PTPN III (Persero), ID FOOD, PT Berdikari, serta sejumlah pihak terkait di lokasi pengembangan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan Jumat (25/9)

BONE — PTPN I (Persero) memperkuat kontribusinya dalam pembangunan ekosistem pangan nasional melalui dukungan lahan seluas 31 hektare untuk pengembangan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dalam membangun rantai pasok peternakan unggas dari hulu hingga hilir, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset perkebunan untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dari total lahan yang disiapkan, seluas 22 hektare diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas pembibitan ayam dan pabrik pakan oleh PT Berdikari (Persero). Sementara itu, PT Ugiagri Harapan Indonesia (UHI) akan memanfaatkan lahan seluas 9 hektare untuk pembangunan kandang pemeliharaan dan fasilitas pemotongan unggas.

Program HAT yang berlokasi di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional. Lokasi pembangunan ditinjau Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada Jumat (25/9).

Dalam kunjungan tersebut, Amran didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, PTPN I (Persero), PTPN III (Persero), ID FOOD, PT Berdikari, serta sejumlah pihak terkait.

Menteri Pertanian meminta seluruh pihak mempercepat pembangunan agar fasilitas HAT dapat beroperasi sesuai target pemerintah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, HAT 1 Juli tahun depan sudah beroperasi. Ini salah satu penekanan Presiden kepada kami. Oleh karena itu, tidak ada lagi hambatan, baik dari segi birokrasi maupun teknis,” kata Amran.

Di areal yang dikelola PTPN I (Persero) Regional 8 Camming tersebut, PT Berdikari akan mengembangkan sejumlah fasilitas, antara lain Farm Parent Stock (PS) Broiler, Farm PS Layer, unit penetasan atau hatchery, serta pabrik pakan terpadu.

Sementara itu, PT UHI akan membangun kandang komersial, farm pullet, fasilitas komersial petelur, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), dan cold storage.

Direktur Utama PTPN I (Persero) Abdul Rivai Ras mengatakan, kunjungan Menteri Pertanian menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan BUMN dalam membangun ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kehadiran Bapak Menteri Pertanian di Desa Mappesangka hari ini menjadi dorongan moral sekaligus penegasan atas sinergi strategis BUMN dan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, khususnya pemenuhan protein hewani masyarakat,” ujar Rivai.

Menurut Rivai, peran PTPN I (Persero) tidak berhenti pada penyediaan lahan. Perusahaan juga mendorong pemanfaatan aset produktif perkebunan agar memberikan nilai tambah sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekosistem peternakan modern.

Melalui skema kerja sama operasi (KSO), PTPN I (Persero) berkolaborasi dengan dua mitra strategis dalam pengembangan HAT. Bersama PT Berdikari, PTPN I (Persero) menyiapkan pemanfaatan lahan seluas 22 hektare dengan jangka waktu kerja sama 30 tahun, dengan usulan tahap awal seluas 15 hektare.

“Kolaborasi ini dirancang dari hulu ke hilir guna menciptakan rantai pasok unggas yang efisien, berdaya saing tinggi, dan memberi nilai tambah maksimal bagi perekonomian daerah,” kata Rivai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.