Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saluran Tertimbun Hampir 20 Tahun, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli di Belakang Pasar Bratang

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 21:58 WIB | Oleh:
Saluran Tertimbun Hampir 20 Tahun, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli di Belakang Pasar Bratang Doc: Istimewa
Ket. Pemkot Surabaya juga menyiapkan lokasi alternatif bagi pedagang makanan dengan mengarahkan mereka ke sentra wisata kuliner di sekitar Kecamatan Gubeng.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 21 bangunan liar (bangli) dan lapak yang berdiri di atas saluran air di Jalan Ngagel Nginden Gang Bengkok, kawasan Bratang, Surabaya. Lokasi tersebut berada tepat di belakang Pasar Bratang.

Penertiban dilakukan setelah Pemkot Surabaya menerima aduan masyarakat melalui Hotline Lapor Cak Eri. Selain menertibkan bangunan, Pemkot Surabaya juga melakukan normalisasi saluran yang telah tertimbun selama hampir 20 tahun.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kota Surabaya, Achmad Zaini mengatakan, penertiban dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi dan pemberian peringatan kepada pemilik bangunan.

“Sudah kami lakukan sosialisasi, kemudian peringatan pertama dan peringatan kedua. Setelah itu, kami lakukan penertiban,” kata Zaini, Rabu (23/9).

Menurut Zaini, terdapat 21 stand atau bangunan di lokasi tersebut. Sebagian digunakan untuk berjualan makanan, sementara beberapa lainnya digunakan sebagai tempat penjualan burung.

“Dalam proses penertiban, sejumlah pemilik bangunan lainnya juga mulai membongkar secara mandiri dengan mendapat bantuan dari petugas Pemkot Surabaya,” jelasnya.

Zaini mengatakan, proses penertiban ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu pekan. Pemkot Surabaya juga menyiapkan lokasi alternatif bagi pedagang makanan dengan mengarahkan mereka ke sentra wisata kuliner di sekitar Kecamatan Gubeng.

“Kami minta satu minggu. Dalam waktu satu minggu ke depan kami harapkan saluran di bawah bangunan ini sudah bersih,” ujarnya.

Setelah bangunan dibongkar, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya melanjutkan pekerjaan normalisasi saluran. Zaini berharap normalisasi saluran tersebut dapat memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir maupun genangan di kawasan Bratang.

“Mudah-mudahan dengan penertiban ini saluran yang ada di bawah bangunan ini akan lancar, kemudian tidak ada banjir, tidak ada genangan, dan pedagang yang ada di pasar kembali menggeliat, pembeli akan masuk ke pasar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Rayon Surabaya Selatan DSDABM Kota Surabaya, Bagus mengatakan, proses normalisasi dimulai pada 20 September 2026. Saluran lama yang berada di bawah bangunan tersebut diketahui telah tertimbun selama hampir 20 tahun.

“Saluran lama yang sudah tertimbun hampir 20 tahun itu kami bongkar. Kedalamannya sekitar 70 sentimeter dan lebarnya sekitar satu meter,” kata Bagus.

Dari proses pengerukan, petugas mengangkut sekitar tujuh dump truck material sedimen, sementara lima dump truck lainnya proses pengangkutan. “Kalau dikalkulasi, sekitar 48 meter kubik sedimen yang ada di saluran tersebut,” ujarnya.

Normalisasi dilakukan sepanjang sekitar 150 meter di sisi selatan area yang ditertibkan. Bekas lantai bangunan atau warung yang sebelumnya menutup saluran juga dibongkar agar saluran dapat kembali berfungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
UMKM

Kampus Jadi Ujung Tombak UMKM Berkelanjutan

40 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kampus Jadi Ujung Tombak UM...
UMKM

Akses Pasar Seret, Pengembangan UMKM Tersendat

40 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Akses Pasar Seret, Pengemba...
Ekonomi
Regulasi Ojol Masuk Babak B...
Ekonomi
BI Tahan Bunga 5,75 Persen,...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.