Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah 6 Tahun Pakai Kursi Roda, Warga Gianyar Dapat Kaki Palsu Daur Ulang.

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 19:29 WIB | Oleh:
Setelah 6 Tahun Pakai Kursi Roda, Warga Gianyar Dapat Kaki Palsu Daur Ulang. Doc: Antara Foto
Ket. I Made Maruta (84) berpose usai memakai kaki palsu berbahan plastik daur ulang di Gianyar, Bali.

Kaki palsu berbahan plastik daur ulang diberikan kepada I Made Maruta (84), penyandang disabilitas asal Gianyar, Bali, untuk membantu mendukung aktivitas sehari-harinya, setelah enam tahun menjalani kehidupan dengan kursi roda.

Bantuan kaki palsu tersebut disalurkan oleh perusahaan Mitra Prodin dengan menggandeng Yayasan Kaki Kita Senusantara (YKKS) yang membuat, menyalurkan, serta memberikan pendampingan kepada penerima manfaat di Gianyar.

Chief Operating Officer (COO) Mitra Prodin Erwin Johan di Gianyar, Jumat, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Made Maruta mengalami amputasi pada 2020 akibat diabetes. Sejak itu, aktivitas sehari-harinya lebih banyak dilakukan dengan bantuan kursi roda.

"Pak Made Maruta kan tidak bisa berjalan sudah cukup lama karena diabetes. Harapannya ini membuka kebahagiaannya sendiri. Bagaimanapun manusia adalah makhluk aktif, jadi kalau dipaksa diam pasti ada yang hilang. Jadi, ini bukan hanya memberi kaki palsu, tapi juga kami harap dapat memberi hidup baru," ujar Erwin.

Selain memberikan manfaat bagi penerima, kaki palsu tersebut dibuat dengan memanfaatkan sampah plastik yang sebelumnya tidak terkelola dengan baik.

Ketua Yayasan Kaki Kita Senusantara Made Aditiasthana menjelaskan penggunaan plastik daur ulang menjadi salah satu upaya menggabungkan manfaat sosial dengan pengelolaan lingkungan.

"Dalam proses pembuatannya, satu kaki palsu membutuhkan sekitar 5 kilogram plastik. Setelah melalui proses pengolahan dan pembentukan, material tersebut mengalami penyusutan hingga menjadi sekitar 2-3 kilogram untuk produk kaki palsu," kata Adit.

Menurut Adit, material plastik yang digunakan memberikan karakter berbeda pada setiap kaki palsu. Pola dan warna produk terbentuk dari warna asli sampah plastik yang diolah.

"Pattern kreativitasnya dari pekerja. Pattern terbentuk dari warna asli sampah. Misalnya putih dengan bercak hitam, menggunakan sampah putih dan hitam," katanya.

Adit mengatakan warna dan pola kaki palsu juga dapat disesuaikan berdasarkan permintaan penerima sehingga material plastik daur ulang tersebut tidak hanya memiliki fungsi, tetapi juga nilai estetika.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bhakti Rahayu Grup yang juga Ketua Dewan Pembina YKKS Ivan Yunatana mengatakan pemanfaatan sampah plastik dalam pembuatan kaki palsu sekaligus mendukung aspek kemanusiaan dan lingkungan.

"YKKS memproduksi kaki palsu yang terbuat dari sampah plastik dan telah menyalurkan ke banyak penerima yang membutuhkan. Dengan memanfaatkan sampah plastik tersebut, maka aspek kelola lingkungan dapat terwujud begitu juga dengan aspek sosialnya atau kemanusiaan dapat membantu mereka yang butuh kaki palsu," ujar Ivan.

Sementara itu, putra Made Maruta, Yudha Maruta, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut karena dinilai dapat membantu aktivitas ayahnya di rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
WMO Ungkap Sungai di Dunia ...

Izin Usaha di Jakarta Akan Terus Dipermudah

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Izin Usaha di Jakarta Akan ...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.