Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kebakaran     

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kebakaran      Doc: Antara
Ket. Petugas Damkar Buleleng melakukan pemadaman api di salah satu lahan dekat pemukiman warga di Kabupaten Buleleng, Bali.

Buleleng, Bali - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng, Bali, mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran seiring kondisi musim kemarau yang berpotensi disertai angin kencang.

“Jangan menganggap sepele sumber api sekecil apa pun karena kondisi kering membuat api lebih mudah menyala. Apabila disertai angin kencang, penyebarannya bisa berlangsung sangat cepat,” kata Kepala Damkarmat Kabupaten Buleleng I Gede Arya Suardana saat mengisi Dialog Interaktif Geliat Buleleng di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Rabu.

Ia menjelaskan musim kemarau menyebabkan rumput, semak, sampah, dan material kering lainnya menjadi lebih mudah terbakar. Embusan angin kencang juga dapat membuat api menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan.

Menurut dia, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci utama untuk mencegah kebakaran dan menekan kerugian.

Pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dalam mengendalikan sumber api di lingkungan masing-masing.

Ia mengimbau warga tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar secara sembarangan. Setiap kegiatan yang menggunakan api harus dilakukan dengan hati-hati dan berada dalam pengawasan.

Masyarakat juga harus memastikan api telah benar-benar padam sehingga tidak meninggalkan bara yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pencegahan adalah langkah yang paling penting. Jika ada aktivitas yang menggunakan api, harus dipastikan benar-benar aman dan tidak meninggalkan bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” katanya.

Selain ancaman kebakaran, Arya meminta masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan saat terjadi angin kencang, terutama keberadaan pohon tua, lapuk, atau berpotensi tumbang.

Ia juga mengingatkan masyarakat segera melapor kepada petugas apabila menemukan titik api atau mengetahui terjadinya kebakaran.

Kecepatan informasi menentukan proses penanganan karena laporan yang diterima lebih awal memungkinkan petugas segera mengerahkan personel dan armada menuju lokasi.

“Jangan menunggu api semakin besar. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula personel dan armada dapat kami kerahkan,” ujarnya.

Damkarmat Kabupaten Buleleng terus menjaga kesiapan personel, armada, dan sarana pendukung untuk menghadapi potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

Kesiapsiagaan tersebut diperlukan agar setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti dan api dapat dilokalisasi sebelum meluas ke area lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Daerah
Lokasi KM Virgo Tenggelam K...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Bantu Pada...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.