Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Kesehatan Runtuh, Yaman Dihantam Perang dan Wabah Kolera Sekaligus

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 20:12 WIB | Oleh:
Sistem Kesehatan Runtuh, Yaman Dihantam Perang dan Wabah Kolera Sekaligus Doc: AFP

MOSKOW - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Selasa (29/9), mengumumkan wabah kolera, demam berdarah dan campak tengah melanda Yaman di tengah konflik dan pengungsian massal.

"Kami telah mencatat lebih dari 7.780 kasus suspek kolera dengan 22 kematian, dan lebih dari 9.600 kasus demam berdarah dengan 37 kematian. Kami juga mengkhawatirkan wabah campak. Sudah ada lebih dari 22.000 kasus," kata Direktur Kedaruratan Wilayah Mediterania Timur Dr. Annette Heinzelmann.

Sebelum konflik di Yaman kian memanas, hanya sekitar 60 persen fasilitas layanan medis yang beroperasi penuh. Selain itu, kemampuan untuk melakukan bedah trauma, transfusi darah, dan layanan perawatan intensif sangat terbatas.

"Sembilan fasilitas atau aset medis kini rusak atau tidak dapat beroperasi, dan sebagian besar berada di dekat wilayah Taiz, Lahij, dan Al Hudaydah," katanya.

Heinzelmann menyebutkan bahwa dari dana sembilan juta dolar AS (sekitar Rp161 miliar) yang dibutuhkan WHO untuk upaya penanganan, baru dua juta dolar AS (sekitar Rp35,9 miliar) yang telah diterima.

Situasi di Yaman bergejolak pada pertengahan Juli 2026 setelah pasukan pro-pemerintah menyerang Bandar Udara Sanaa saat sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.

Kelompok Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan itu, dan menyatakan perang terhadap Riyadh. Houthi juga bertekad akan terus melawan Saudi sampai blokade terhadap wilayah-wilayah yang mereka kuasai dicabut.

Baru-baru ini, Houthi bahkan telah mencapai kemajuan yang signifikan di wilayah barat daya dan barat Yaman, ditandai dengan kontrolnya atas pesisir Laut Merah dan permukiman dekat Selat Bab al-Mandab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.