Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kelangkaan BBM dan Elpiji 3 Kg, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Khusus

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Atasi Kelangkaan BBM dan Elpiji 3 Kg, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Khusus Doc: ANTARA/HO-Diskominfosandi Barito Utara
Ket. Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan memimpin rapat koordinasi (rakor) persoalan kelangkaan BBM dan LPG 3 kg di Muara Teweh, Kamis (10/9).

MUARA TAWEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah, membentuk Satuan Tugas (Satgas) BBM dan LPG 3 Kilogram guna mengatasi kelangkaan bahan bakar yang meresahkan masyarakat di wilayah Muara Teweh, Kalimantan Tengah, Kamis (10/9). 

"Saya instruksikan agar segera dibentuk satgas BBM dan elpiji untuk mengatasi kelangkaan BBM di daerah ini," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin, di Muara Teweh, Kamis.

Instruksi tersebut disampaikan Bupat Shalahuddin saat memimpin rapat koordinasi terkait persoalan kelangkaan BBM di daerah setempat, dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, Direktur Perusda Batara Membangun, pimpinan SPBU serta pihak terkait lainnya.

Bupati menegaskan persoalan kelangkaan BBM harus segera ditangani melalui langkah konkret dan terkoordinasi. Pemerintah daerah tidak ingin kondisi tersebut berlangsung berlarut-larut, sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas dan kebutuhan masyarakat.

“Kita harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kelangkaan BBM ini. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan,” ujar Shalahuddin menegaskan.

Menurut Bupati, pembentukan Satgas BBM dan LPG diperlukan untuk memperkuat pengawasan mulai dari ketersediaan hingga proses distribusi kepada masyarakat.

Satgas nantinya diharapkan mampu melakukan pemantauan secara lebih intensif terhadap rantai distribusi BBM dan LPG, sekaligus mengidentifikasi apabila terdapat persoalan yang menyebabkan pasokan tidak sampai kepada masyarakat secara optimal.

Pengawasan, kata dia lagi, tidak cukup hanya dilakukan pada saat terjadi kelangkaan. Pemerintah perlu memastikan mekanisme distribusi berjalan secara tertib sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal.

“Apabila ditemukan adanya penyelewengan, lakukan penegakan hukum dan berikan sanksi tegas kepada pelakunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.

Bupati meminta perangkat daerah dan instansi terkait meningkatkan koordinasi. Setiap informasi mengenai ketersediaan, distribusi maupun kendala di lapangan harus dapat segera ditindaklanjuti.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting karena persoalan BBM dan LPG tidak hanya berkaitan dengan satu instansi, tetapi melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pengelola SPBU, badan usaha hingga unsur terkait lainnya.

Melalui pembentukan satgas, pemerintah berharap pengawasan menjadi lebih terpadu dan respons terhadap persoalan di lapangan dapat dilakukan secara cepat. Satgas juga diharapkan memastikan BBM dan LPG tersedia serta didistribusikan secara aman, tertib dan tepat sasaran.

“Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas. Kita tidak boleh membiarkan kelangkaan ini terus berlarut-larut,” demikian Shalahuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Menhub Pastikan Operasional...
Advertisement
Viral Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas dalam Serangan Senjata Api, Polisi Dalami Dugaan KKB

Viral Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas dalam Serangan Senjata Api, Polisi Dalami Dugaan KKB

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.