Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Pasuruan: Potensi Gempa Dua Sesar di Surabaya, Bangunan Biasa Bisa Rusak Berat hingga Roboh

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 18:21 WIB | Oleh:
Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Pasuruan: Potensi Gempa Dua Sesar di Surabaya, Bangunan Biasa Bisa Rusak Berat hingga Roboh Doc: Istimewa
Ket. Berdasarkan peta PuSGen 2024, segmen Surabaya memiliki potensi kekuatan gempa maksimum mencapai 6,7 magnitudo. Sedangkan segmen Waru mencapai 6,8 magnitudo.

SURABAYA – Potensi gempa dari aktivitas Sesar Surabaya dan Sesar Waru perlu menjadi perhatian masyarakat. Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika BMKG Kelas I Pasuruan, Rozikan, menyebut guncangan maksimum dari kedua segmen tersebut berpotensi mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI.

Pada tingkat intensitas tersebut, dampak gempa terhadap bangunan dapat berbeda bergantung pada kekuatan dan struktur bangunannya. Bangunan yang dibangun dengan standar tahan gempa berpotensi mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Sementara itu, bangunan biasa yang tidak memiliki struktur memadai berisiko mengalami kerusakan berat, bahkan hingga roboh.

“Efeknya apa kalau terjadi magnitudo maksimum? Guncangan bisa mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala ini dapat memicu kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan tahan gempa. Serta kerusakan berat hingga roboh pada bangunan biasa atau tanpa struktur,” jelas Rozikan saat ditemui di Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Kamis (10/9).

Rozikan menjelaskan, Sesar Surabaya bukan merupakan patahan baru yang tiba-tiba terbentuk. Berdasarkan pemutakhiran data geologi, geofisika, dan geodesi yang dipublikasikan Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen) pada 2017 dan 2024, struktur tersebut merupakan geologi purba yang kembali teridentifikasi sebagai sesar aktif.

“Jadi bukan yang terbentuk baru. Kemudian di Surabaya ini ada beberapa ya, ada sesar Kendeng yaitu jalur patahan yang melintasi Kota Surabaya, ada segmen Surabaya dan Waru,” ujarnya.

Kedua segmen tersebut merupakan bagian dari zona lipatan dan patahan Kendeng atau trust zone yang membentang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Berdasarkan peta PuSGen 2024, segmen Surabaya memiliki potensi kekuatan gempa maksimum mencapai 6,7 magnitudo. Sedangkan segmen Waru mencapai 6,8 magnitudo.

Selain potensi kekuatan gempa, Rozikan menyebut kedua segmen tersebut juga memiliki laju pergerakan yang berbeda. Segmen Surabaya tercatat mengalami pergerakan sekitar 0,5 milimeter per tahun, sedangkan segmen Waru sekitar 1 milimeter per tahun.

Meski demikian, keberadaan sesar aktif tersebut bukan berarti gempa akan terjadi dalam waktu dekat. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap memahami risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan sesar aktif tersebut memiliki jalur panjang yang membentang dari barat hingga timur Pulau Jawa. Di Jawa Timur, jalur tersebut dikenal sebagai Patahan atau Sesar Kendeng.

Di Surabaya, Sesar Kendeng memiliki dua segmen, yakni segmen Surabaya dan Waru.

“Adanya sesar aktif ini masyarakat tidak perlu takut, bukan berarti adanya sesar tersebut bakal terjadi gempa sekarang atau sebentar lagi. Tapi, masyarakat tetap penting untuk mengetahui risikonya,” kata Irvan.

Menurut Irvan, keberadaan dua sesar aktif tersebut membuat masyarakat perlu mengetahui potensi risiko sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana gempa. Kesadaran terhadap bencana, kata dia, harus dimulai dari masing-masing individu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.