Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sarjito Bidik Ambisi Besar: Bursa Mineral RI Siap Jadi Price Influencer Dunia

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sarjito Bidik Ambisi Besar: Bursa Mineral RI Siap Jadi Price Influencer Dunia Doc: ANTARA/ Muhammad Heriyanto.
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK, Sarjito seusai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Rabu (9/9/2026).

JAKARTA – Bursa Mineral dan Komoditas Strategis menjadi langkah penting untuk membangun perdagangan komoditas yang lebih transparan, teratur, dan memiliki acuan harga yang jelas.

Kehadiran bursa ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola mineral dan komoditas strategis, meningkatkan posisi tawar Indonesia, serta memastikan kekayaan sumber daya alam memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito mendorong BMKS Indonesia dapat meningkatkan perannya dalam pembentukan harga mineral dan komoditas di tingkat global.

Menurut Sarjito, Indonesia sebagai salah satu negara penghasil mineral dan komoditas terbesar dunia, semestinya tidak terus bergantung pada mekanisme penentuan harga di yurisdiksi lain.

“Kita tahu bahwa kita salah satu penghasil Bursa terbesar di dunia, terutama nikel dan juga yang lain, dan juga komoditas strategis yang cukup banyak, tetapi pricing-nya kita tidak bisa tentukan,” ujar Sarjito diwawancarai seusai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung (MA) Jakarta, Rabu.

Sarjito menjelaskan Indonesia masih mengandalkan harga mineral dan komoditas yang terbentuk di yurisdiksi negara lain.

Dengan demikian, pihaknya menargetkan BMKS Indonesia mampu beralih dari posisi sebagai price taker menjadi price influencer (dapat mempengaruhi harga).

Ia berharap BMKS Indonesia dapat menjadi referensi harga mineral dan komoditas global dalam jangka panjang ke depan.

“Paling tidak, untuk awal, tidak lagi menjadi price taker, tapi bisa menjadi price influencer, dan menjadi bursa kita reference,” kata Sarjito.

Selanjutnya, pihaknya bahkan menargetkan Indonesia pada akhirnya mampu menjadi price maker (acuan utama harga) dalam pembentukan harga komoditas strategis.

“Dan at the end, kita tentu harus sanggup dan mampu, confident untuk menjadi price-maker,” ujar Sarjito.

Sarjito menilai penguatan peran bursa komoditas tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945 mengenai penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Oleh karena itu, dengan ditunjukkan saya atas amanah yang sangat bagus buat seluruh rakyat Indonesia dan bangsa Indonesia ini, akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Tolong nanti teman-teman wartawan membantu. Anda boleh mengkritisi, tetapi harus membangun. Kita bersama-sama kawal bersama tujuan mulia ini,” ujar Sarjito.

Pada hari ini, Sarjito resmi menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026-2031.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.