Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rating Pialang Berjangka Kuartal I Dibuka, Siapa Paling Unggul?

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rating Pialang Berjangka Kuartal I Dibuka, Siapa Paling Unggul? Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto.
Ket. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengamati layar perdagangan saat pembukaan perdagangan bursa berjangka komoditi Indonesia tahun 2026 di Jakarta.

JAKARTA – Rating pialang bursa berjangka menjadi indikator penting untuk mengukur kredibilitas, kesehatan bisnis, serta kualitas layanan perusahaan dalam industri perdagangan derivatif.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berisiko tinggi, keberadaan sistem pemeringkatan membantu investor membedakan pialang yang memiliki tata kelola baik dengan perusahaan yang berpotensi menimbulkan risiko.

Selain mencerminkan kinerja keuangan, rating juga biasanya berkaitan dengan kepatuhan regulasi, transparansi transaksi, hingga kemampuan perusahaan melindungi dana nasabah.

Semakin baik peringkat sebuah pialang, semakin besar pula tingkat kepercayaan pasar terhadap keamanan dan profesionalisme layanan yang ditawarkan.

Namun, pengawasan regulator tetap menjadi faktor utama karena tingginya volatilitas perdagangan berjangka membuat industri ini rentan terhadap spekulasi dan penyalahgunaan jika tidak diawasi secara ketat.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan menetapkan hasil penilaian berkala (rating) terhadap seluruh pialang berjangka untuk periode triwulan I-2026 (Januari-Maret 2026).

Berdasarkan hasil penilaian berkala (rating) periode Januari-Maret 2026, sebanyak tujuh perusahaan mendapatkan peringkat teratas, yaitu PT Valbury Asia Futures, PT Finex Bisnis Solusi Futures, PT Argodana Futures, PT Dupoin Futures Indonesia, PT Century Investment Futures, PT CGS International Futures Indonesia D/H PT CGS-CIMB Futures Indonesia, dan PT Gensesis Gemilang Futures.

"Dengan meningkatnya kualitas dan kinerja Pialang Berjangka, masyarakat diharapkan makin percaya dan merasa terlindungi dalam bertransaksi di bidang perdagangan berjangka komoditi," kata Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (24/5).

Tirta mengatakan penetapan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilaksanakan setiap triwulan dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh Pialang Berjangka untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja perusahaan.

Penilaian dilakukan berdasarkan hasil pengawasan Biro Pengawasan dan Penindakan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK).

Sementara itu, Kepala Biro Pengawasan dan Penindakan PBK, SRG, dan PLK Matheus Hendro Purnomo menjelaskan, penilaian berkala Pialang Berjangka periode Januari-Maret 2026 telah dilakukan terhadap 67 perusahaan Pialang Berjangka yang aktif.

Saat ini telah dilakukan penyempurnaan mekanisme penilaian yang lebih adaptif, objektif, dan komprehensif dalam menggambarkan tingkat kepatuhan, kualitas pelaksanaan kegiatan usaha, serta penerapan tata Pialang Berjangka.

"Pemutakhiran ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan kegiatan usaha, dinamika industri PBK, serta penguatan mekanisme pengawasan berbasis risiko (risk based supervision) dalam rangka mendorong terciptanya industri yang sehat, tertib, transparan, dan berintegritas," jelas Hendro.

Adapun tiga indikator dalam penilaian berkala Pialang Berjangka, yaitu aspek kinerja Pialang Berjangka, nilai pengurang, dan nilai penambah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Disnaker Kota Depok Berangk...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.