Karhutla dan Hilangnya Habitat, Masa Depan Satwa Endemik Terancam
📅 Senin, 07 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSenada, Yayasan Kesejahteraan Berkelanjutan Indonesia (SUSTAIN) menilai karhutla tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai persoalan konservasi karena dampaknya juga mengancam ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Lead Researcher SUSTAIN Adila Isfandiari menyebut biodiversitas hutan berperan dalam menjaga ketersediaan air, mengendalikan risiko banjir dan longsor, menyediakan sumber pangan, serta menopang mata pencaharian masyarakat lokal. SUSTAIN mendorong pemerintah memperkuat pencegahan karhutla berbasis masyarakat dan memastikan pemulihan ekosistem dilakukan secara menyeluruh setelah kebakaran.
“Pemulihan tersebut tidak cukup hanya dengan menanam kembali pohon, tetapi juga harus mengembalikan fungsi ekologis dan ekonomi hutan,” ujar Adila.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!