Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kenapa Bandara Harus Tes Tiap 30 Menit? Ini Kata Menhub

📅 Senin, 07 Sep 2026, 04:35 WIB | Oleh:
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kenapa Bandara Harus Tes Tiap 30 Menit? Ini Kata Menhub Doc: Antara foto/HO-Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi keterangan kepada awak media di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu (6/9).

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pengujian paper test dilakukan setiap 30 menit di bandara terdampak maupun bandara lain untuk memantau penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menhub mengatakan pemantauan intensif dilakukan setelah pemerintah memperbarui hasil koordinasi bersama BMKG dan seluruh pemangku kepentingan penerbangan berdasarkan perkembangan kondisi cuaca terbaru pada Minggu (6/9) sore.

"Kami terus memonitor setiap setengah jam, 30 menit, kami melakukan paper test di seluruh bandara, tidak hanya di delapan bandara tersebut, tapi seluruh bandara khususnya yang mengarah ke timur, untuk mengantisipasi apakah penyebaran debu itu semakin melebar atau berkurang," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Menurut Dudy, hasil pemantauan menunjukkan arah angin berubah dari semula mengarah ke barat menjadi bergerak ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Perubahan arah angin tersebut meningkatkan kewaspadaan pemerintah karena dikhawatirkan sebaran abu vulkanik semakin meluas dan berpotensi mempengaruhi operasional penerbangan di wilayah lain.

Berdasarkan hasil evaluasi bersama, Kementerian Perhubungan memutuskan menutup sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB demi menjaga keselamatan dan keamanan operasional penerbangan nasional.

Delapan bandara tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.

Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel.

Menhub menegaskan pengujian paper test tidak hanya dilakukan di delapan bandara terdampak, tetapi juga diperluas ke bandara lain yang berada pada jalur penyebaran abu vulkanik.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya sebaran abu vulkanik sehingga pemerintah dapat segera mengambil keputusan operasional berdasarkan kondisi terbaru di lapangan.

Dudy mengatakan pemerintah terus memperbarui hasil pemantauan setiap empat jam dengan memadukan informasi BMKG, pengelola bandara, AirNav, serta instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut dia mengatakan hingga pemantauan terakhir, hasil paper test di delapan bandara terdampak masih menunjukkan indikasi positif adanya abu vulkanik sehingga operasional penerbangan belum dapat dipulihkan.

Menhub juga meminta Angkasa Pura, BMKG, dan seluruh pemangku kepentingan menyampaikan perkembangan kondisi secara berkelanjutan agar masyarakat memperoleh informasi operasional penerbangan terbaru.

Ia menegaskan seluruh keputusan terkait pembukaan maupun penutupan bandara akan didasarkan pada hasil pemantauan lapangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Megapolitan
Abu Vulkanik Gunung Anak Kr...
Olahraga
Lima Negara, Lima Juara! In...
Advertisement
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.