Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerapan PJJ untuk Melindungi Siswa dari Abu Vulkanik

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penerapan PJJ untuk Melindungi Siswa dari Abu Vulkanik Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa jenjang TK, SD, dan SMP mulai Senin (7/9) untuk melindungi mereka dari potensi paparan abu vulkanik.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Minggu, mengatakan kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi sebaran abu vulkanik yang terjadi di wilayah tersebut.

"Mulai besok, Senin (7/9/2026), kegiatan belajar mengajar untuk tingkat TK, SD, dan SMP dialihkan sementara ke rumah melalui skema PJJ," kata Dedie.

Menurut dia, kebijakan PJJ memungkinkan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tanpa mengabaikan risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan apabila anak-anak beraktivitas di luar rumah.

"Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita adalah hal yang paling utama. Kebijakan ini diambil agar proses belajar tetap berjalan dengan aman tanpa mengabaikan faktor keselamatan," ujarnya.

Pemkot Bogor melalui Dinas Pendidikan telah menginstruksikan seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik di bawah kewenangan pemerintah kota untuk mempersiapkan pelaksanaan PJJ mulai Senin pagi.

Guru diminta memastikan materi pembelajaran tetap dapat disampaikan secara interaktif dan proporsional sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing, mulai dari TK hingga SMP.

Dedie juga meminta orang tua mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah, khususnya siswa TK dan SD yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Selain mendampingi kegiatan belajar, orang tua diminta membatasi aktivitas anak di luar ruangan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

"Kami meminta para orang tua untuk proaktif mendampingi anak-anaknya selama masa PJJ yang dimulai besok. Mari kita awasi bersama agar anak-anak tetap disiplin belajar dan terlindungi di rumah," kata Dedie.

Pemkot Bogor akan memantau perkembangan kondisi secara berkala sebagai dasar untuk mengevaluasi pelaksanaan PJJ dan menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

James Gunn Bantah Rumor Milly Alcock Dipecat dari Peran Supergirl

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
James Gunn Bantah Rumor Mil...
Luar Negeri
Warga Norwegia Dilarang Min...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.