Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riau Tetap Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Nihil Karhutla

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riau Tetap Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Nihil Karhutla Doc: Antara
Ket. Persiapan operasi modifikasi cuaca di Riau dengan bahan garam yang akan disemai di awan.

Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau menyampaikan terus melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meski daerah setempat saat ini sudah nihil kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal mengatakan kegiatan membuat hujan buatan ini sebagai upaya membasahi lahan gambut agar tidak mudah terbakar. Selain juga untuk mencegah karhutla di masa mendatang.

“OMC masih terus dilakukan. Hal ini sebagai upaya antisipasi membasahi lahan terutama lahan gambut yang mudah terbakar jika kering,” katanya di Pekanbaru, Minggu

kegiatan OMC ini lanjutnya akan terus dilakukan di Riau hingga cuaca memang sudah memasuki musim hujan di Riau. Pesawat OMC akan langsung diterbangkan jika melihat ada awan potensial.

“Jika ada awan potensial akan langsung dilakukan OMC sampai cuaca di Riau benar-benar memasuki musim hujan,” ujarnya.

Sebelumnya BPBD Riau melaporkan bahwa tidak ada lagi titik karhutla setelah semuanya padam. Sebelumnya masih dilaporkan terjadi titik Karhutla yang masih membara yakni di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu) dan juga Bengkalis.

“Karhutla di Riau sudah nihil. Beberapa titik yang sebelumnya terbakar sudah padam,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Riau, total luas lahan terbakar selama tahun 2026 telah mencapai 20.597,23 hektare. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan luas terbakar terluas se-Riau yaitu 8.569,25 Ha dari 4.305 titik panas dan 73 titik api.

Disusul Pelalawan dengan luas terbakar 6.710,21 Ha, Inhu 1.631,95 Ha, Inhil 1.381,54 Ha, dan Dumai 651,09 Ha. Untuk Wilayah lain yakni Rohil: 445,47 Ha, Siak 429,72 Ha, Meranti: 307,91 Ha, Kampar: 171,67 Ha, Kuansing 129,32 Ha, Pekanbaru: 106,73 Ha dan Rohul: 62,37 Ha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Melawan Antroposentrisme, A...

Belarus Anggap BRICS Bukan Tandingan PBB

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Belarus Anggap BRICS Bukan ...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.