Munich Dipilih Jerman untuk Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036, 2040, atau 2044
Senin, 28 Sep 2026, 00:06 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Istimewa
BERLIN – Munich resmi dipilih sebagai kandidat Jerman untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2036, 2040, atau 2044. Keputusan tersebut diambil Komite Olimpiade Jerman (DOSB) dalam sidang luar biasa di Baden-Baden, Minggu (27/9).
Munich mengungguli kawasan Cologne/Rhine-Ruhr dalam pemungutan suara DOSB dan memperoleh 64,91 persen suara. Pengumuman keputusan dilakukan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam acara yang disiarkan langsung dari Kurhaus Baden-Baden.
Dengan keputusan tersebut, Munich menjadi wakil resmi Jerman untuk memasuki proses seleksi internasional di bawah Komite Olimpiade Internasional (IOC). Jerman belum menentukan secara spesifik apakah akan membidik edisi 2036, 2040, atau 2044.
“Kami memikirkan seluruh Jerman,” kata Perdana Menteri Negara Bagian Bavaria Markus Soeder seusai pengumuman.
“Bidding Cologne benar-benar membuat persaingan sulit dan berlangsung sangat ketat hingga akhir. Saya ingin kita bekerja bersama untuk membawa Olimpiade ke Jerman. Ini merupakan kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang bersejarah.”
Soeder juga menyerukan persatuan seluruh wilayah Jerman untuk mendukung proses bidding tersebut, dari utara hingga selatan dan dari timur hingga barat.
Konsep Munich bertumpu pada kawasan Olympiapark, kompleks olahraga yang dibangun untuk Olimpiade 1972. Kawasan tersebut telah menjalani sejumlah renovasi dalam beberapa tahun terakhir dan kembali menjadi pusat proposal Munich untuk menjadi tuan rumah Olimpiade.
Munich sebelumnya telah memperoleh dukungan publik melalui referendum pada Oktober 2025. Sebanyak 66,4 persen pemilih mendukung rencana penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade di kota tersebut, dengan tingkat partisipasi mencapai sekitar 44 persen.
Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam proses bidding nasional Jerman. DOSB sebelumnya menetapkan dukungan publik sebagai salah satu unsur yang diperhitungkan dalam tahapan seleksi.
Kans Munich semakin kuat setelah evaluasi final DOSB menempatkan konsep Munich dan Cologne/Rhine-Ruhr dalam kategori “sangat baik”. Sebelum keputusan final, Munich memperoleh 87,03 poin, sedangkan Cologne/Rhine-Ruhr mendapatkan 85,02 poin dalam evaluasi tersebut.
Berlin sebelumnya masih menjadi salah satu kandidat, tetapi secara resmi menarik diri pada 24 September, hanya dua hari sebelum keputusan DOSB. DOSB menyebut alasan penarikan tersebut berkaitan dengan persoalan stabilitas politik.
Kanselir Jerman Friedrich Merz langsung memberikan ucapan selamat kepada Munich setelah keputusan diumumkan.
“Jerman kini memiliki kandidat Olimpiade. Munich akan maju dalam perlombaan ini mewakili kita, dan saya mengucapkan selamat kepada ibu kota negara bagian serta Negara Bagian Bavaria,” kata Merz. “Sekarang, bersama kandidat Olimpiade kita, kami menantikan ajang besar ini. Jerman siap untuk Olimpiade.”
Setelah terpilih sebagai kandidat nasional, DOSB akan memasuki tahap “continuous dialogue” dengan IOC. Proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme baru IOC dalam pemilihan tuan rumah Olimpiade.
IOC dijadwalkan menentukan tuan rumah Olimpiade 2036 dan edisi-edisi berikutnya melalui proses yang berlangsung hingga 2029. DOSB menyatakan Jerman belum perlu menetapkan satu tahun tertentu pada tahap ini.
Munich dalam beberapa tahun terakhir semakin sering menjadi tuan rumah berbagai event olahraga internasional. Dalam waktu sekitar 10 hari sebelum keputusan DOSB, Munich mendapatkan hak penyelenggaraan final Liga Champions 2028. Kota tersebut sebelumnya juga menjadi lokasi final kompetisi elite Eropa itu pada 2012 dan 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!