Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Dorong Kerja Sama Antarkoperasi agar Peternak Ayam Miliki Posisi Tawar

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 13:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Dorong Kerja Sama Antarkoperasi agar Peternak Ayam Miliki Posisi Tawar Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi : Penjual daging ayam melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (2/3/2026).

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan kerja sama antarkoperasi di antaranya distribusi karkas ayam layer afkir agar peternak memiliki posisi tawar lebih kuat dan tidak bergantung pada mekanisme tengkulak.

"Kerja sama antarkoperasi diperlukan agar harga tidak dikendalikan oleh tengkulak. Posisi tawar dari peternak harus diperkuat," kata Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan Makmun dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (06/9).

Kementan mendukung distribusi 40 ton karkas ayam layer afkir dari Jawa Timur ke Makassar, Sulawesi Selatan. Pengiriman perdana itu menjadi langkah awal untuk membangun pola distribusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalur pemasaran yang lebih luas bagi peternak ayam petelur.

Adapun, karkas ayam layer afkir merupakan daging ayam petelur (layer) betina yang sudah tidak produktif menghasilkan telur dan telah disembelih serta dibersihkan bulu, kepala, kaki, serta jeroannya

Distribusi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, dan koperasi peternak. Sejumlah koperasi yang terlibat antara lain Koperasi Peternak Perunggasan Nusantara (PPN) Blitar, Koperasi KARTINI, Koperasi Putra Blitar, Koperasi Perhimpunan Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) dan Koperasi Berkah Telur.

Makmun mengatakan distribusi perdana tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi pola distribusi reguler. Kerja sama antarkoperasi penting untuk memperkuat posisi tawar peternak sekaligus menciptakan tata niaga yang lebih sehat.

“Pelepasan 40 ton ini merupakan langkah awal. Ke depan akan menjadi reguler," ucapnya.

Makmun menambahkan, penguatan kolaborasi di tingkat koperasi menjadi salah satu kunci agar potensi produksi peternak dapat dikonsolidasikan dan terhubung dengan pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Direktur Komersial ID FOOD Dwi Sutoro menegaskan komitmen pihaknya untuk membangun ekosistem peternakan yang melibatkan koperasi dan peternak sebagai bagian penting dari rantai pasok.

“ID FOOD ingin membangun ekosistem. Koperasi ada dan diperlukan untuk memfasilitasi keinginan anggota,” kata Dwi.

Melalui kolaborasi tersebut, koperasi didorong untuk tidak hanya menjadi wadah organisasi peternak, tetapi juga berperan dalam mengonsolidasikan kebutuhan anggota, termasuk penyerapan ayam petelur afkir dan menghubungkannya dengan pasar di wilayah lain.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Heri Widyatmoko, mengapresiasi langkah penyerapan ayam petelur afkir tersebut.

Menurutnya, akses pemasaran menjadi salah satu kebutuhan penting bagi peternak ketika ayam memasuki akhir masa produksi.

Penyerapan ayam petelur afkir menjadi salah satu upaya untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi peternak, khususnya ketika ayam memasuki masa akhir produksi dan membutuhkan saluran pemasaran yang mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Passing PSIM Harus Dibenahi Usai Menahan Persita

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Passing PSIM Harus Dibenahi...
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.