Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Diwaspadai, CFD Jakarta Minggu Dipercepat.

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 11:05 WIB | Oleh:
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Diwaspadai, CFD Jakarta Minggu Dipercepat. Doc: Antara Foto
Ket. Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI , Jakarta, Minggu (30/8/2026). HBKB atau Car Free Day (CFD) memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan perkotaan antara lain udara menjadi lebih bersih, jalan lebih aman dan nyaman bagi mobilitas aktif, menciptakan ruang sosial serta perubahan mobilitas jangka panjang.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mempercepat kegiatan "car free day" atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu untuk mengantisipasi dampak paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan HBKB yang semula dijadwalkan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, diakhiri pada pukul 09.00 WIB setelah kegiatan Amarta Run dan ASN Run selesai.

"Langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik," kata Budi dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu.

Budi mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah potensi paparan abu vulkanik.

Selain mempercepat penghentian HBKB, petugas Dishub DKI Jakarta yang berada di lapangan turut membagikan masker kepada masyarakat dan mengimbau warga segera kembali ke rumah.

20260906110039_Erupsi-ANak-Krakatau.jpg

Koran Jakarta/M.Fachri: Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di perumahan Cibubur Country Cikeas, Gunung Putri, Minggu (6/9)

"Kami mengarahkan petugas di lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat dan mengimbau warga agar segera kembali ke rumah," katanya.

Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan paparan abu vulkanik.

Budi mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah mengenai perkembangan kondisi abu vulkanik dan kualitas udara untuk menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keselamatan warga sekaligus mengantisipasi dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat kondisi udara setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.