Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Update Penyebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penutupan Tiga Bandara InJourney Airports Diperpanjang

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 11:14 WIB | Oleh:
Update Penyebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penutupan Tiga Bandara InJourney Airports Diperpanjang Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menginformasikan bahwa terdapat 3 bandara yang ditutup sementara (Aerodrome Closed) dikarenakan indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sesuai NOTAM terbaru dari AirNav Indonesia. 

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan pada 6 September 2026, status Aerodrome Closed di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang ditetapkan pada pukul 01.30 hingga 13.30 WIB, lalu Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ditetapkan pada pukul 07.20 - 14.00 WIB, dan Bandara Radin Inten II Lampung ditetapkan pada pukul 07.00 - 14.00 WIB. 

“Penyampaian informasi secara berkala dan Pelayanan kepada penumpang terdampak menjadi prioritas InJourney Airports, untuk memastikan penumpang mendapat asistensi yang diperlukan dari bandara. Pihak maskapai penerbangan juga membuka layanan di setiap terminal di Bandara Soekarno-Hatta terkait kondisi ini,” kata Arie dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Berdasarkan data pada pukul 09.15 WIB, total penerbangan terdampak dari penutupan 3 bandara ini sebanyak 459 penerbangan terdampak, dengan rincian sebagai berikut:

Bandara Soekarno-Hatta Tangerang ada 301 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya.

Lalu di Bandara Radin Inten II Lampung ada 12 penerbangan terdampak, seluruhnya pembatalan penerbangan

Dan dibBandara Halim Perdanakusuma ada 23 penerbangan terdampak, seluruhnya pembatalan penerbangan

"Sehingga total 277 penerbangan, dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," kata Arie.

Prosedur Service Recovery Action (SRA) telah diaktifkan InJourney Airports di bandara untuk penanganan terhadap penumpang terdampak.

Di Bandara Soekarno-Hatta, termasuk dalam SRA ini adalah penyediaan makanan dan minuman ringan bagi penumpang pesawat terdampak, bus untuk mengantar penumpang terdampak menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan, dan penyiapan beberapa area khusus di terminal bagi penumpang terdampak. 

Seluruh personel dan fasilitas bandara InJourney Airports juga disiagakan sebagai lokasi alternate serta parkir pesawat untuk mendukung operasional maskapai. 

“Kami juga mengimbau agar calon penumpang pesawat memantau informasi terbaru dari maskapai mengenai status penerbangan dan opsi yang tersedia,” tutup Arie.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Antisipasi Balap Liar, Polr...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.