Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Personel Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Sindoro

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 22:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Personel Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Sindoro Doc: ANTARA
Ket. Para relawan setelah memadamkan kebakaran hutan kawasan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jateng, Sabtu (5/9/2026).

TEMANGGUNG – Personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Perum Perhutani, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (05/9).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengatakan kebakaran terjadi di kawasan hutan Perum Perhutani, Petak 11 J, Blok Seceker, RPH Kwadungan, BKPH Temanggung, KPH Kedu Utara, wilayah administratif Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo.

"Api berhasil dipadamkan berkat kesigapan personel gabungan yang langsung bergerak setelah menerima informasi adanya asap di kawasan hutan," katanya.

Ia menjelaskan informasi awal mengenai adanya asap diterima sekitar pukul 14.12 WIB dari KRPH Jumprit Nur Sulis.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.35 WIB, petugas kembali memperoleh informasi dari masyarakat Desa Katekan terkait adanya asap di kawasan hutan.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas terkait untuk segera dilakukan penanganan.

Personel gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi yang dilaporkan terdapat titik api di kawasan hutan Gunung Sindoro.

Setibanya di Petak 11 J, petugas menemukan beberapa titik api yang kemudian langsung dilakukan upaya pemadaman.

"Petugas melakukan pemadaman dengan membuat ilaran atau sekat bakar dan pemadaman langsung ke titik api menggunakan peralatan yang tersedia," katanya.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel gabungan dengan melibatkan unsur BPBD, TNI, Polri, Perum Perhutani, relawan, dan warga sekitar.

Ia menjelaskan berkat kesigapan dan kerja sama seluruh personel, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.03 WIB.

Setelah api padam, petugas melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Megapolitan
Mulai 6 September, CFD Kota...
Advertisement
Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.