Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melestarikan Bahasa Osing Lewat Festival Literasi di Banyuwangi

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melestarikan Bahasa Osing Lewat Festival Literasi di Banyuwangi Doc: Antara
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama peserta Festival Literasi Osing di kawasan lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur. Sabtu (5/9/2026).

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, konsisten menggelar Festival Literasi Osing dalam upaya melestarikan bahasa Osing sebagai identitas budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak pada bahasa asli daerah setempat itu.

"Ajang ini adalah cara kami memfasilitasi anak-anak Banyuwangi agar tidak hanya cakap dalam literasi pada umumnya, namun juga bisa mengangkat budaya lokal, yakni bahasa Osing," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Festival Literasi Osing di area creative space kawasan lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Sabtu.

Melalui festival ini, dia berharap, anak-anak muda Banyuwangi semakin mencintai budaya lokal, termasuk bahasa Osing.

Dengan anak-anak muda yang bangga serta konsisten menggunakan bahasa Osing, ia optimistis bahasa yang menjadi identitas budaya Banyuwangi itu akan terus lestari.

"Anak-anak silakan kalian belajar teknologi, silakan baca apa pun yang kalian ingin pelajari, namun jangan pernah meninggalkan identitas daerah. Budaya Osing tidak boleh tergusur oleh perkembangan zaman," katanya.

Menurut dia, Banyuwangi terdiri atas beragam suku dan budaya serta adat istiadat yang semuanya harus dirawat.

Ia mengatakan identitas lokal daerah tetap harus menjadi prioritas.

"Mudah-mudahan di tengah keberagaman budaya yang ada di Banyuwangi, bahasa Osing tetap menjadi bahasa yang dipertahankan sebagai kekuatan lokal kita semuanya," katanya.

Dalam festival ini, ratusan siswa berkompetisi menampilkan performa terbaiknya dalam berbagai perlombaan yang mengasah kemampuan literasi berbahasa Osing, mulai permainan (Memengan) sandiwara, geguritan (puisi Osing), nembang Osing, hingga mocoan lontar.

Ratusan peserta tersebut merupakan siswa SD dan SMP perwakilan dari 25 kecamatan se-Banyuwangi, mereka tampil percaya diri di hadapan penonton.

Festival Literasi Osing 2026 ini sedikitnya membuka sembilan jenis lomba, lomba geguritan (puisi Osing), ngewer (komedi tinggal), nulis cerita Osing, nulis aksara Osing, mendongeng, menyanyi lagu Osing, pidato bahasa Osing, Memengan sandiwara, serta mocoan lontar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.