Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Tipis Terbawa Angin hingga Pesisir Banten

3 Sabtu, 05 Sep 2026, 21:29 WIB | Oleh:
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Tipis Terbawa Angin hingga Pesisir Banten Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Tipis Terbawa Angin hingga Pesisir Banten Doc: Antara foto
Ket. Pantauan Gunung Anak Krakatau alami erupsi di Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang, pada Sabtu malam.

SERANG - Hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis imbas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai melanda daratan pesisir Banten, khususnya di sekitar Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang, pada Sabtu malam.

Kepala Pos PGA Anak Krakatau di Pasauran, Deni Mardiono, di Serang, Sabtu malam, mengatakan sebaran material vulkanik tersebut terbawa oleh embusan angin yang bergerak mengarah ke wilayah timur atau pesisir Banten.

"Untuk kondisi saat ini di pos Pasauran sudah terdampak abu vulkanik yang sangat tipis sekali. Bisa dilihat dari rekaman CCTV banyak abu yang bertebaran. Abu ini tergantung dari arah angin, jadi kemungkinan besar anginnya ke arah timur sehingga terbawa ke pesisir Banten," kata Deni.

Ia menjelaskan bahwa potensi sebaran abu vulkanik ini sepenuhnya bergantung pada pergerakan arah angin. Hingga saat ini, intensitas abu yang turun di sekitar area pos pemantauan masih dikategorikan sangat tipis.

Sementara itu, berdasarkan pantauan langsung kondisi di lapangan hingga pukul 20.40 WIB, aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda tersebut masih berlangsung intens. Visual erupsi Gunung Anak Krakatau tampak memancarkan cahaya merah menyala yang disertai dengan kilatan petir.

Letusan tersebut juga terus mengeluarkan suara gemuruh dan dentuman keras secara bersamaan. Kuatnya gelombang suara dari erupsi ini bahkan membuat pintu, kaca jendela, hingga lemari di dalam ruangan pos pemantau tampak bergetar.

Meski letusan disertai hujan abu tipis dan dentuman keras, Deni memastikan tingkat aktivitas vulkanik gunung tersebut tidak mengalami peningkatan dari sebelumnya.

"Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius bahaya tiga kilometer dari kawah," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.