Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nggravel Glenmore Mendunia, Ratusan Peserta Lima Negara Ramaikan Banyuwangi

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nggravel Glenmore Mendunia, Ratusan Peserta Lima Negara Ramaikan Banyuwangi Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Salah seorang peserta Nggravel Glenmore Banyuwangi, jawa Timur, di titik start.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, konsisten menggelar agenda sport tourism, kali ini ratusan pesepeda dari lima negara mengikuti ajang "Nggravel Glenmore", Minggu (4/10).

Para peserta "Nggravel Glenmore" yang digelar di di kawasan lereng Gunung Raung itu berasal dari Australia, Belanda, Singapura, Swiss, dan Indonesia. Agenda ini perdana digelar Mainsepeda berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan di Kecamatan Glenmore (wilayah selatan Banyuwangi) memiliki potensi wisata alam yang kuat, dan kawasan tersebut berada di lereng Gunung Raung dengan udara yang segar dan pemandangan yang asri.

"Glenmore juga memiliki berbagai potensi, di antaranya sebagai penghasil kakao berkualitas ekspor, serta didukung komoditas lain seperti tebu, karet dan kopi," ujarnya.

Menurut Ipuk, kehadiran agenda Nggravel Glenmore ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata sekaligus produk unggulan Banyuwangi.

"Terima kasih Pak Azrul (Founder Mainsepeda) yang sudah konsisten gelar agenda sepeda di Banyuwangi, kami harap kegiatan ini dapat menyuntikkan energi baru bagi sport tourism di Banyuwang," katanya.

Founder Mainsepeda Azrul Ananda mengemukakan karakter lintasan Nggravel Glenmore menawarkan berbagai tantangan bagi peserta.

Ia menyampaikan sekitar empat kilometer pertama masih berupa jalan aspal, dan setelah itu peserta masuk ke jalur berbatu kerikil (gravel) dengan beragam karakter permukaan.

"Ada bagian bisa dengan mudah melaju di atas 40 km/jam, ada pula yang 'rock garden' menggetarkan badan, juga ada bagian-bagian berpasir yang menantang konsentrasi," kata Azrul.

Salah seorang peserta asal Yogyakarta, Tika mengaku senang bisa menjajal trek Glenmore, meski baru pertama kali mencoba rute gravel, ia tetap optimistis mengikuti perlombaan dengan bekal pengalaman dan persiapan dari berbagai kejuaraan balap sepeda di daerah lain.

"Niat saya ikut tidak hanya menyelesaikan perlombaan, tapi juga berolahraga sambil berwisata," katanya.

Agenda Nggravel Glenmore menyediakan tiga kategori, yakni kompetitif gravel 100 Km race, kompetitif MTB 100 km race, serta 80 km nonrace, dengan garis start dan finish di Industri Gula Glenmore (IGG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

26 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.