Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Tambah Alokasi Beras SPHP 74,18 Ribu Ton untuk Tekan Inflasi

7 Minggu, 04 Okt 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Bapanas Tambah Alokasi Beras SPHP 74,18 Ribu Ton untuk Tekan Inflasi Bapanas Tambah Alokasi Beras SPHP 74,18 Ribu Ton untuk Tekan Inflasi Doc: ANTARA/Andri Saputra/nym
Ket. Pekerja menyusun beras bantuan pangan di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara, Sabtu (12/9).

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk menambah penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sebanyak 74,18 ribu ton guna mengendalikan laju inflasi beras, Minggu (4/10).

"Guna menjaga inflasi beras, pemerintah melalui Bapanas mengeluarkan penugasan kepada Perum Bulog untuk menambah alokasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sebanyak 74,18 ribu ton atau ekuivalen dengan 14,83 juta kemasan beras SPHP ukuran 5 kilogram," kata Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, dalam keterangannya yang terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Penambahan SPHP beras itu menyusul penugasan sebelumnya, yakni penyaluran SPHP beras sejumlah 828 ribu ton yang telah tuntas 100 persen pada 23 September 2026.

Kebutuhan anggaran untuk tambahan penugasan SPHP beras 74,18 ribu ton itu sebesar Rp409 miliar dan Bulog diberi tenggat waktu salur sampai 20 November 2026.

"Sekarang stok beras kita banyak. Indonesia tidak impor beras medium lagi. Kita operasi besar, SPHP beras digelontorkan. Kemudian, ada bantuan pangan untuk 33,24 juta orang di seluruh Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, tingkat inflasi khusus beras secara tahunan per September berada di level 3,73 persen. Jika dibandingkan terhadap bulan sebelumnya memang terjadi peningkatan.

Namun, terhadap September tahun 2025 yang 4,06 persen, inflasi beras pada September 2026 masih lebih stabil. Bahkan, inflasi beras pada September 2024 sempat mencatat level 5,91 persen.

Adapun stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog masih berada di angka 4,48 juta ton per 30 September 2026. Sementara, total salur CBP sepanjang tahun 2026 sampai akhir September telah mencapai total 2,73 juta ton.

Rinciannya antara lain realisasi penjualan beras program SPHP pada Januari-Februari yang 221,05 ribu ton. Kemudian realisasi SPHP beras Maret sampai September yang mencapai 828 ribu ton.

Ada pula realisasi program bantuan pangan tahap pertama 662,86 ribu ton dan bantuan pangan tahap kedua yang telah berjalan hingga 944 ribu ton. Terakhir, penyaluran bantuan bencana dan keadaan darurat 13,3 ribu ton dan golongan anggaran 63,9 ribu ton.

Apabila dikomparasikan terhadap September tahun 2025, total salur CBP naik hingga 245 persen dari 790,8 ribu ton pada September 2025, saat ini telah mencapai hingga 2,73 juta ton. Sementara, stok beras pemerintah di Bulog telah meningkat sebesar 14,8 persen dari 3,9 juta ton kala itu, saat ini menjadi 4,48 juta ton.

Terpisah, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono memaparkan analisis beberapa penyebab fluktuasi harga beras yang terjadi di September 2026. Faktor cuaca menjadi pemicu kuat yang menyebabkan deklinasi produksi di dalam negeri.

"Untuk kenaikan harga beras pada bulan September 2026, ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan beras setelah berakhirnya masa puncak panen raya. Kemudian, juga ada kondisi kemarau yang lebih kering, terkait dengan adanya fenomena El Nino," kata Ateng.

BPS juga mengutarakan fluktuasi harga beras sangat dipengaruhi pada kelancaran rantai pasok di hulu. Apabila pasokan gabah tersendat masuk ke penggilingan, tentu punya implikasi yang signifikan.

"Tentunya (kemarau) ini turut membatasi dari kegiatan untuk menanam dan juga terjadi pada beberapa di sentra produksi, sehingga ada pasokan gabah yang masuk ke penggilingan menjadi ada hambatan atau terbatas," jelas Ateng lagi.

Kendati demikian, kinerja luas panen padi pada El Nino tahun 2026 disebut BPS masih lebih baik dibandingkan El Nino yang melanda Indonesia pada tahun 2023 dan 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Luar Biasa Seru, Persija Tu...
Luar Negeri
Para Ahli Serukan Perubahan...
Nasional
Seskab: Pemerintah Telah Ra...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.