Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Metro Jaya Buka Dapur Lapangan untuk 380 Warga Terdampak Kebakaran Ancol

📅 Senin, 28 Sep 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Polda Metro Jaya Buka Dapur Lapangan untuk 380 Warga Terdampak Kebakaran Ancol Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Polda Metro Jaya melalui Direktorat Samapta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026). Selain membantu penanganan kebakaran, personel kepolisian juga mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga yang berada di lokasi pengungsian.

JAKARTA - Polda Metro Jaya melalui Direktorat Samapta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026). Selain membantu penanganan kebakaran, personel kepolisian juga mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga yang berada di lokasi pengungsian.

Sejak pagi, personel Direktorat Samapta bersama petugas pemadam kebakaran berada di lokasi untuk membantu proses penanganan kebakaran. Petugas melakukan pengamanan area, mencegah masyarakat memasuki lokasi yang masih berisiko, serta membantu petugas pemadam selama proses pemadaman hingga tahap pendinginan.

Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 20 rumah tinggal dan 95 kamar kontrakan. Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Setelah api berhasil dipadamkan, pelayanan kepolisian kemudian diarahkan pada kebutuhan warga yang terdampak. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah penyediaan makanan melalui dapur lapangan di lokasi pengungsian.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan dapur lapangan mulai beroperasi sejak pukul 16.00 WIB. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan makanan warga yang berada di pengungsian tetap terpenuhi.

"Setelah penanganan kebakaran, perhatian kami lanjutkan kepada warga yang terdampak. Personel menyiapkan dapur lapangan agar kebutuhan makanan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi. Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan," ujar Wahyu.

Personel Direktorat Samapta bersama unsur terkait masih melakukan penyiapan dan pendistribusian makanan kepada warga terdampak. Pelayanan diberikan secara terkoordinasi dengan tetap memperhatikan keamanan di sekitar lokasi kebakaran.

Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran masih memastikan proses pendinginan berjalan dengan baik untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Kepolisian juga membantu menjaga area agar aktivitas penanganan dapat berlangsung tanpa gangguan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran tersebut. Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga memberikan bantuan yang dibutuhkan warga.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, rasa aman, serta kebutuhan dasar selama berada di pengungsian," kata Budi.

Budi mengatakan Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak. Koordinasi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung proses pemulihan setelah kebakaran.

Pelayanan di lokasi pengungsian menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan warga tetap mendapatkan kebutuhan dasar setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Dapur lapangan juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan warga selama mereka masih berada di lokasi pengungsian.

Hingga proses penanganan berlanjut, personel kepolisian dan unsur terkait tetap berada di lokasi untuk membantu warga. Pengamanan kawasan, pendistribusian makanan, serta koordinasi dengan petugas pemadam dilakukan secara bersamaan agar kondisi masyarakat terdampak tetap terlayani dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.