Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag: Harga Beras Kualitas Medium di Lebak Naik Rp100 Per Kg

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 10:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag: Harga Beras Kualitas Medium di Lebak Naik Rp100 Per Kg Doc: ANTARA
Ket. Omzet pedagang pengecer beras medium di pasar tradisional Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten relatif normal, meski terjadi kenaikan rata-rata Rp100 per kilogram.

LEBAK – Harga beras kualitas medium di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak, Banten, sejak tiga hari terakhir mengalami kenaikan rata-rata Rp100 per kilogram (kg).

‎Kepala bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, di Lebak, Rabu (02/9), mengatakan komoditas beras medium mengalami kenaikan rata-rata Rp100 per kg.

‎Untuk kualitas beras medium KW 1 di tingkat pedagang eceran Rp14.000/kg dari sebelumnya Rp13.900, beras medium KW 2 Rp12.800 per kg dari sebelumnya Rp12.700 per kg, dan beras medium KW 3 Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp11.900 per kg.

‎Kenaikan bahan pokok tersebut relatif kecil, karena pasokan beras medium dari pabrik penggilingan melimpah.

‎"Kami meyakini harga beras medium pekan depan kembali turun, karena diberbagai daerah memasuki panen khususnya di areal persawahan yang terdapat air," katanya.

‎Menurut dia, begitu juga beberapa komoditas lainnya juga mengalami penurunan antara lain cabai besar dijual Rp43.900 per kg dari sebelumnya Rp45.000 per kg, cabai rawit hijau Rp48.500 per kg dari sebelumnya Rp49.100 per kg dan bawang merah Rp32.800 per kg dari sebelumnya Rp33.000 per kg.

‎Sedangkan, komoditas lainnya relatif stabil antara lain MinyaKita Rp18.000 per kemasan, minyak goreng tanpa merk Rp20.000 per kemasan, dan minyak premium Rp22.000 per kemasan dan telur relatif stabil Rp25.000 per kg,

‎Begitu juga gula putih Rp18.500 per kg,daging sapi Rp148.000 per kg dan daging kerbau Rp150.000 per kg, daging unggas Rp40.300 per kg.

‎"Kami mencatat harga bahan pokok naik tipis dan pasokan melimpah seiring musim kemarau panjang," katanya menjelaskan.

‎Sejumlah warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan bahwa daya beli masyarakat cenderung meningkat, karena harga bahan pokok relatif stabil, dan tidak terjadi kenaikan signifikan.

‎"Kami berharap harga bahan pokok itu menurun, karena persediaan melimpah," kata Sumiyati, seorang ibu rumah tangga warga Rangkasbitung, Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Keracunan 448 Bukan Angka Kecil, Masih Mau Dilanjut?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...

Rupiah Masih Rawan - 2 September 2026

2 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 2 Sept...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.