Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rela Naik Ojek Modifikasi Lewati Medan Terjal, Rombongan Gubernur Gorontalo Gerakkan Ekonomi Pinogu

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Rela Naik Ojek Modifikasi Lewati Medan Terjal, Rombongan Gubernur Gorontalo Gerakkan Ekonomi Pinogu Doc: ANTARA/HO-Diskominfotik
Ket. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama pimpinan OPD, unsur Forkopimda dan Pemda Bone Bolango foto bersama usai beristirahat di Sabua 4 Desa Tulabolo Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (23/9/2026). Sabua 4 menjadi tempat istirahat bagi rombongan saat kembali dari Kecamatan Pinogu menuju ke Tulabolo dengan memakai jasa ojek warga setempat.

GORONTALO - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama rombongan Forkopimda menembus medan ekstrem Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, menggunakan jasa lebih dari 100 pengemudi ojek lokal pada 22–23 September 2026. 

Ketua Asosiasi Pengemudi Ojek Pinogu Susanto Hadju mengatakan lebih dari 100 sepeda motor dikerahkan untuk mengangkut Gubernur Gusnar Ismail bersama rombongan, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Setiap pengemudi memperoleh tarif Rp400 ribu untuk perjalanan sekali jalan atau Rp800 ribu untuk perjalanan pulang-pergi. Dengan jumlah kendaraan yang mencapai lebih dari 100 unit, transaksi jasa transportasi dalam perjalanan tersebut diperkirakan mencapai sedikitnya Rp80 juta.

“Kami dari tim ojek Pinogu merasa bersyukur dan bangga dengan kedatangan Bapak Gubernur. Datangnya beliau ke Kecamatan Pinogu kami dari ojek sudah merasakan ongkos perjalanan. Tarifnya itu Rp400 ribu berarti pergi pulang sudah Rp800 ribu,” ucap Susanto ketika diwawancarai di sela-sela perjalanan pulang, Rabu (23/9).

Menurut Susanto, jumlah rombongan yang cukup besar membuat pengemudi ojek Pinogu tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan transportasi. Pengemudi yang biasa melayani jalur menuju lokasi tambang rakyat kemudian turut dilibatkan untuk mengangkut rombongan.

“Ojek Pinogu saja tidak cukup, terpaksa saya panggil ojek tambang. Kalau ke tambang tarifnya hanya Rp200 ribu,” imbuhnya.

Perputaran uang tersebut menunjukkan bahwa akses menuju Pinogu tidak hanya berkaitan dengan persoalan konektivitas wilayah, tetapi juga menciptakan ruang ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari jasa transportasi.

Bagi masyarakat setempat, ojek menjadi moda transportasi penting untuk keluar-masuk Pinogu. Jalurnya melewati kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) dengan kondisi jalan yang terjal, berbatu, serta membutuhkan kemampuan berkendara khusus.

Kondisi medan membuat sepeda motor yang digunakan pengemudi umumnya telah dimodifikasi agar mampu melintasi jalur tersebut. Pengemudi juga dituntut memiliki kemampuan teknis untuk menangani gangguan kendaraan selama perjalanan.

Susanto mengatakan pengalaman menghadapi medan ekstrem membuat pengemudi ojek Pinogu terbiasa melakukan perbaikan kendaraan secara mandiri ketika mengalami kerusakan di perjalanan.

Beberapa kendaraan bahkan sempat mogok di tengah kawasan hutan dalam perjalanan rombongan, namun kondisi tersebut dapat ditangani oleh pengemudi.

Kehadiran rombongan pemerintah dengan menggunakan jasa pengemudi lokal sekaligus memperlihatkan peran ojek sebagai salah satu penopang mobilitas masyarakat di Kecamatan Pinogu, terutama ketika akses kendaraan roda empat belum dapat menjangkau wilayah tersebut secara langsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.