Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan

3 Kamis, 24 Sep 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Distribusi air bersih oleh Pemkot Tangerang kepada masyarakat terdampak kemarau.

TANGERANG -Musim kemarau yang berkepanjangan menghadirkan kekeringan di seantero Nusantara. Bahkan Tangerang masuk zona merah kekerangan, setidaknya untuk dua kecamatan. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Benda masuk zona merah atau kategori awas kekeringan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Rabu, menyatakan setiap hari sebanyak 5.000 liter telah disiapkan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Warga yang membutuhkan bantuan air bersih bisa mengajukan melalui kanal Laksa di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.

“Jika memerlukan bantuan air bersih, warga bisa langsung memberikan laporan untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya. Mahdiar menjelaskan, saat ini sudah mulai ada pendistribusian air bersih seperti di Kecamatan Pinang serta tidak menutup kemungkinan di sejumlah wilayah lain yang membutuhkan.

Pemerintah Kota Tangerang, katanya, juga memantau perkembangan kondisi wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan. “Kami terus memantau setiap wilayah dan menyiapkan petugas untuk siaga merespons permintaan air bersih. Prinsipnya, bantuan akan langsung didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan berdasar permintaan,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Sachrudin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berdampak kekurangan pasokan air bersih. Sachrudin juga menyebut Pemkot Tangerang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya normalisasi sungai dan drainase di Kota Tangerang.

“Ini bukan persoalan kewenangan, tapi tingkat koordinasi, komunikasi, dan kesadaran untuk menjaga persoalan-persoalan,” tuturnya.

Salurkan Air

Sementara itu Polres Metro Tangerang Kota menyalurkan 32.000 liter air bersih untuk membantu2.000 warga di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang karena kesulitan air bersih. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J Sianipar mengatakan bantuan tersebut disalurkan menggunakan delapan truk tangki air. Tiap truk berkapasitas 4.000 liter ke tiga titik Desa Kohod.

Tiga lokasi yang menjadi titik penyaluran adalah Jalan Raya Tanjung Burung, Kampung Kohod, dan Kampung Alar. Herbinmenjelaskan, bantuan merupakan bentuk kepedulian, khususnya bagi warga yang kekurangan air bersih. “Polisi hadir untuk membantu warga yang sedang kesulitan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan warga,” jelas Herbin.

Selain penyaluran air bersih, Polres Metro Tangerang Kota juga memberikan 200 paket beras. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.